• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    beda teknik kendaraan ringan dengan teknik sepeda motor

    Jul 14, 2020
    Teknik Sepeda Motor
    Teknik Sepeda Motor adalah kompetensi keahlian pada Bidang Studi KeahlianTeknologi dan Rekayasa Program Studi Keahlian Teknik Otomotif yangmenekankan pada keterampilan pelayanan jasa mekanik kendaraan sepedamotor roda dua.Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan, instansi atauperusahaan pribadi (wirausaha).

    Teknik Kendaran Ringan
    Teknik Kendaraan Ringan yang dulunya adalah Teknik Otomotif, membekali peserta didik dengan ilmu kendaraan ringan  agar mampu melaksanakan perawatan dan perbaikan komponen – komponen mobil secara mandiri, merawat dan memperbaiki mobil sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pabrik, merawat dan memperbaiki mobil pada bengkel atau perusahaan dimana tempat ia bekerja, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi dirinya dan orang lain.
    Sekilas Kedua Jurusan
    Meskipun sama- sama jurusan dalam bidang otomotif dalam rumpun program keahlian teknik otomotif, jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Kendaraan Ringan (TKRO) SMK memiliki perbedaan yang signifikan. Secara sederhana:
    • kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) lebih memfokuskan pada keterampilan yang berhubungan dengan sepeda motor. Keterampilan mencakup penguasaan dalam melakukan perawatan dan perbaikan mesin sepeda motor, chasis, pemindahan tenaga, sistem kelistrikan sepeda motor, kreatif dalam modifikasi dan asesoris sepeda motor,merancang dan membuat produk yang berbasis welding (pengelasan), dan menguasai Otomotif Technology Computer yang terkini.
    • kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), lebih berfokus pada penguasaan bidang otomotif khususnya mobil baik niaga maupun penumpang.  Siswa akan dibekali keterampilan seperti melakukan pengecekan, perawatan komponen mobil sampai dengan perbaikan kerusakan mobil sesuai dengan standar yang ditetapkan.
    Pembelajaran
    Dalam pembelajaran, kedua jurusan tersebut memiliki kesamaan dalam berbagai bidang mapel karena keduanya sama- sama dalam rumpun program keahlian teknik otomotif yaitu pada mata pelajaran yang digolongkan dalam muatan nasional, muatan kewilayahan dan muatan kejuruan. Pada muatan nasional dan kewilayahan, sama seperti jurusan- jurusan SMK yang lainnya, mapel yang dipelajari seperti :
    • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti,
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,
    • Bahasa Indonesia,
    • Matematika, dan
    • Bahasa Inggris.
    Pada muatan kejuruan sub dasar bidang keahlian masih pada rumpun teknik otomotif mencakup
    • Simulasi dan Komunikasi Digital,
    • Fisika, dan
    • Kimia.

    Sedangkan sub dasar program keahlian mencakup

    • Gambar Teknik Otomotif,
    • Teknologi Dasar Otomotif, dan
    • Pekerjaan Dasar Otomotif.
    Hal yang jelas berbeda adalah pada mapel sesuai bidang keahlian. Pada jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), mencakup Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor, Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor, Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor , dan Produk Kreatif dan Kewirausahaan.
    Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) meliputi Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan, Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan, Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan dan Produk Kreatif dan Kewirausahaan.
    Peluang Kerja dan Karir :

    Teknik Kendaraan Ringan

    Sekarang ini banyak SMK yang sudah bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri dengan meneken MOU dengan berbagai perusahaan otomotif terkemuka sehingga lulusan SMK jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) yang memiliki keterampilan dan memenuhi syarat akan secara langsung terserap dalam dunia kerja. Siswa lulusan bisa bekerja menjadi teknisi atau pekerja dalam industri tersebut.

    BACA JUGA: cara sadap whatsapp orang lain

    Selain itu, dengan keterampilan yang dimiliki, lulusan juga bisa membuka lapangan kerja sendiri atau berwirausaha sesuai bidangnya, misalnya dengan membuka bengkel pribadi atau semacamnya. Bila siswa lulusan ingin mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya, mereka bisa melanjutkan kuliah dengan memasuki jurusan kuliah yang relevan sesuai bidangnya misalnya saja jurusan teknik mesin.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *