• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    pengertian gasket serta jenis-jenisnya otomotif

    Feb 2, 2021

    Secara sederhana gasket dapat diartikan sebagai lapisan yang digunakan untuk berfungsi untuk melapisi sambungan antar flange pada pengerjaan- pipa ataupun pada peralatan-peralatan yang berkaitan dengan mesin. Pada umumnya gasket dgunakan untuk mencegah kebocoran dari sambungan

    (joined) dibawah kondisi bertekanan (compression). Gasket dapat didefinisikan sebagai bahan atau material yang dipasang diantara dua permukaan benda, di mana di dalamnya terdapat fluida bertekanan, untuk mencegah terjadinya kebocoran.

    Pada sambungan dua permukaan benda, khususnya pada saat memasang komponen mesin, memerlukan komponen antara. Komponen ini befungsi sebagai perapat dari sambungan. Perapat ini diperlukan karena memang tingkat kekasaran pada kedua komponen mesin akan memungkinkan terjadinya kebocoran. Gasket inilah yang akan berfungsi sebagai komponen antara untuk mencegah terjadinya kebocoran.

    sumber: http://www.pressurevesselpedia.com

    Gambar 31. Gasket pada sambungan

    Pada saat dilakukan pengencangan baut pengikat antara dua buah flange, maka gasket akan bereaksi dengan berbah bentuk sesuai tingkat elastisitasnya. Perubahan bentuk ini akan mengisi ruang yang dihasilkan oleh kedua flange karena pengerjaan yang tidak rata. Perubahan bentuk inilah yang menyebabkan sambungan antara kedua flange menjadi rapat dan memungkinkan untuk mencegah kebocoran.

    Jenis-jenis material gasket yang digunakan dalam industri kimia berbeda- beda, disesuaikan dengan kondisi operasi (tekanan, temperatur) dan karakteristik bahan kimia yang kontak dengan gasket. Sehingga bahan dasar gasket akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya. Sebagai ilustrasi, material gasket untuk perpipaan yang di dalamnya mengalir air tentu akan berbeda dengan material gasket yang digunakan untuk sambungan antara blok slinder dengan kepala silinder.

    Secara umum, bahan dasar gasket ada tiga jenis, yaitu metal, non-metal dan setengah metal. Gasket metal terbuat dari tembaga, aluminium atau kuningan. Gasket non-metal biasanya dibuat dari asbes, karet, kertas, rami, kulit, gabus dan keramik. Biasanya sebagai perapat antar komponen non- metal gasket yang digunakan menggunakan bahan dasar asbes, karet dan kertas. Untuk bahan semi metal biasanya gabungan dari bahan metal dan non-metal.

    Secara lebih rinci, bahan pembuat gasket adalah:

    Rubber Gaskets :Banyak sekali jenis gasket yang menggunakan bahan rubber sheet atau lembaran karet, seperti neoprene, nitrile, fluorocarbon, red rubber, aflas dan silicone.

    sumber: www.siliconerubbersheetindia.com

    Gambar 32. Rubber Gasket

    Viton Gaskets: Viton gasket banyak digunakan untuk sistem di mana terdapat bahan kimia yang bersifat asam atau basa, hidrokarbon dan minyak, baik nabati maupun hewani.

    sumber: www.freckleface.com

    Gambar 33. Viton Gasket

    PTFE (Polytetrafluoroethylene) Material: Gasket PTFE atau Teflon gasket merupakan gasket yang paling banyak dikenal, karena bersifat multi fungsi. Teflon memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai bahan kimia, termasuk hidrogen peroksida.

    sumber: www.customgasketmfg.com

    Gambar 34. TPFE Gasket

    Graphite Gaskets: Graphite fleksibel tahan terhadap panas. Selain itu, gasket jenis ini juga tahan pada kondisi sangat asam dan basa.

    sumber: www.made-in-china.com

    Gambar 35. Graphite Gasket

    EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer (M-class) rubber) Material: Gasket dengan material EPDM tahan terhadap ozon, sinar Ultra Violet, minyak alami dan berbagai jenis bahan kimia.

    sumber: www.customgasketmfg.com

    Gambar 36. EPDM Gasket

    Jenis Material Yang Mempengaruh Gesekan

    Sejumlah material memiliki permukaan kasar dan oleh karenanya menimbulkan gesekan, dan sejumlah material tertentu memiliki sifat-sifat gesekan yang lebih besar daripada yang lainnya. Permukaan bagian mesin bisa memiliki berbagai derajat kehalusan, tergantung pada kegunaan bagian mesin tersebut. Jurnal cranckshaft sebagi luncuran bearing harus dikikir sampai memiliki surface finish yang halus untuk mengurangi gesekan sebesar mungkin, sedangkan bagian mesin yang dibuat hanya untuk penampilannya memiliki surface finish yang relative lebih kasar

    Gesekan bisa menimbulkan kerugian di berbagi bagian, dan kita bisa menguranginya dengan berbagai cara. Pada bagian-bagian yang berputar pada kendaraan bermotor, ada gesekan yang harus dikurangi. Ada pula gesekan yang perlu ditingkatkan seperti pada rem dan kopling. Jenis-jenis material yang berbeda digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang berbeda dalam mensikapi gesekan ini. Bagian-bagian mesin tersebut dioperasikan dalam keadaan kering untuk meningkatkan gesekan atau dengan memberikan pelumasan untuk mengurangi gesekan.

    Bearing merupakan komponen dari benda berputar yang berfungsi untuk memperkecil bidang gesek antara 2 benda, misalkan antara poros dengan dudukannya. Secara umum bearing ini menggunakan media lain yang digunakan sebagai media gesek. Bentuk media yang digunakan juga bermacam-macam seperti model belah, bola (ball), roller atau bentuk jarum (needle). Penggunannya juga berbeda-beda sesuai dengan besarnya beban dan arah beban gesekan yang diterima oleh media gesek tersebut.

    Gambar 23. Gesekan pada permukaan bidang gesek

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *