• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    prinsip kerja sistem bahan bakar injeksi EFI

    May 12, 2020
    Sistem bahan bakar injeksi (EFI)

     

    1. Prinsip Kerja EFI

    Sistem pengontrolan penginjeksian bahan bakar dewasa ini berkembang dengan pesat , terutama pada mesin bensin. Namun harus kita ingat bahwa tidak hanya kendaraan dengan bahan bakar bensin yang menggunakan sistem control injeksi. Sistem EFI dirancang untuk mengukur jumlah udara yang diisap dan untuk mengontrol penginjeksian bahan bakar yang sesuai.

    1. Macam-Macam Sistem EFI

    Sistem EFI dirancang untuk mengukur jumlah udara yang diisap dan mengontrol penginjeksian bahan bakar yang sesuai. Besar udara yang diisap diukur langsung berdasarkan tekanan di intake manipold atau jumlah udara di airflow meter.

    1. Tipe D-EFI

    Mengukur udara yang masuk berdasarkan tekanan dalam intake manifold.

    2. Tipe L-EFI

    Dalam sistem L-EFI, airflow meter langsung mengukur jumlah udara yang mengalir melalui intake manipold sehingga data yang dihasilkan lebih akurat. Dewasa ini, pada kendaraan EFI tipe L-EFI lebih banyak digunakan.

    1. Susunan Dasar Sistem EFI

    Sistem EFI secara umum dapat dibagi menjadi tiga sistem fungsi, yaitu :

    1. sistem control udara masuk ( Air Induction System )
    2. sistem distribusi bensin ( Fuel Delivery System )
    3. sistem control elektronik ( Electronic Control System )

    Skema gambar susunan dasar EFI adalah :

    1. Sistem Induksi Udara ( Air Induction System )
    BACA JUGA: sistem bahan bakar motor bakar bensin

    Udara bersih dari saringan udara masuk ke airflow meter dengan membuka measuring plate, besar pembukaan ini bergantung pada kecepatan aliran udara yang masuk ke intake chamber yang dipengaruhi oleh lebar throttle terbuka.

    1. Skema gambar diagram udara masuk tipe D-EFI.

    2. Skema gambar diagram udara masuk tipe L-EFI

    1. Nama Komponen Dan Fungsi Sistem EFI

    Throttle body

    Therottle body Merupakan komponen sistem kontrol udara sebagai saluran utama yang dilalui oleh udara, sebelum masuk ke intake manifold.

    Di dalam throttle body ini terdapat :

    1. Throttle valve
    2. TPS (Throttle Position Sensor)
    3. IAC ( Idle Air Control )
    4. FIAC ( Fast Idle Air Control )
    5. ISAS ( Idle Speed Adjusting Screw )

    2. Throttle Position Sensor

    Throttle Position Sensor berfungsi mendeteksi sudut pembukaan throttle valve. TPS dihubungkan langsung dengan sumbu throttle valve, jika throttle valve bergerak, TPS akan mendeteksi perubahan pembukaan throttle valve. Selanjutnya dengan menggunakan tahanan geser, perubahan tahanan ini dikirim ke ECU sebagai input untuk koreksi rasio udara dan bensin.

    3. Intake Air Temperatur

    Sensor temperatur udara masuk ini biasa terpasang pada air cleaner atau hose antara air cleaner dengan throttle body. Sensor temperatur

    BACA JUGA: sistem bahan bakar motor bakar bensin

    udara masuk ini berupa thermistor dengan bahan semikonduktor yang mempunyai sifat semakin panas temperatur maka nilai tahanannya semakin kecil.

    4. Air Flow Meter

    MAF (Massa Air Flow Meter) salah satu jenis sensor dengan tipe measuring plate, yang terdiri atas plat pengukur, pegas pengembali, dan potensiometer. Udara yang masuk ke intake air chamber akan dideteksi dengan gerakan membuka dan menutup plat pengukur. Plat pengukur ini ditahan oleh sebuah pegas pengembali. Plat pengukur dan potensiometer bergerak pada poros yang sama sehingga sudut membuka plat pengukur ini akan diubah nilai tahanan potensiometer. Variasi nilai tahanan ini akan dirbah menjadi output voltage sensor ke ECM sebagai dasar untuk menentukan jumlah udara yang masuk ke intake air chamber.

    Air Flow Meter posisi menutup
    Air Flow Meter posisi membuka

    5. Fast Idle Air Control

    Fast idle air control terbuat dari thermo wax yang bekerjanya sesuai dengan temperatur mesin. Bila temperatur masih dingin, thermo wax belum mengembang sehingga jumlah udara yang masuk melalui saluran bypass menjadi lebih banyak. Saat temperatur mesin panas, thermo wax akan mengembang sehingga saluran bypass akan menyempit. Jumlah udara yang masuk menjadi berkurang, putaran mesin ke putaran idle.

    Fast idle air control (Dingin)
    Fast idle air control Posisi (Panas)

     

    6. Sistem Bahan Bakar (Fuel System)

    Perbedaan paling mendasar antara sistem karburator dengan sistem injeksi pada suplai system bahan bakar adalah pada sistem injeksi, suplai bahan bakar dari tangki bensin ke ruang bakar dikontrol secara elektronik oleh ECM, sedangkan pada sistem carburator, suplai bensin dari tangki ke ruang bakar masih dikontrol oleh kunci kontak.

    Komponen utama dari fuel delivery system adalah :

    1. Fuel pump
    2. Fuel filter
    3. Fuel pressure regulator
    4. Pulsation dumper
    5. Injector

    Diagram sistem bahan bakar EFI

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *