• Sat. Jan 10th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    Langkah service/tune up sepeda motor konvensional

    May 23, 2019
    Prosedur Tune Up Sepeda Motor
    Uraian rangkaian kegiatan yang dilakukan setiap melaksanakan tune up sepeda motor adalah sebagai berikut :
    1. Bagian Mesin
    • Memeriksa dan mengganti oli pelumas mesin
    • Membersihkan saringan udara
    • Membersihkan saringan bahan bakar
    • Memeriksa dan menyetel busi
    • Membersihkan karburator
    • Menyetel katup
    • Menyetel campuran bahan
      bakar/putaran mesin
    • Menyetel kebebasan kopling
    Uraian Pelaksanaan Tune Up Sepeda Motor Bagian Mesin :
    1. Memeriksa dan mengganti oli pelumas mesin    Pemeriksaan jumlah oli pelumas mesin melalui stick oli, jumlah/tinggi permukaan oli harus berada     di antara tanda batas atas dan batas bawah pada stick oli.
    Gambar 1. Memeriksa Pelumas Mesin
    Oli pelumas harus diganti apabila :
    • Kekentalan/viskositas rendah/encer
    • Jumlah oli kurang
    • Warna oli berubah drastis/jarak tempuh sudah terpenuhi.
    Oli pelumas mesin sepeda motor mempunyai SAE 20W/50 dengan API SE/SF. Jumlah oli 0,8 – 1,5 ltr, tergantung spesifikasi motornya. Saat melakukan pembongkaran ataupun turun mesin, jumlah oli yang diisikan ditambah 20% dari jumlah penggantian oli pada kondisi normal. Misalnya pada saat penggantian oli normal 0,8 ltr, maka saat turun mesin oli pelumas diisi kembali sebanyak 1 ltr.
    2. Membersihkan saringan udara Terdapat dua jenis saringan udara yang digunakan pada sepeda motor, yaitu : (1) Saringan udara tipe kertas, dan
    (2) Saringan udara tipe busa/spon
    (1) Saringan udara tipe kertas Saringan udara tipe kertas yang kotor cukup dibersihkan saja, namun apabila elemen saringan telah tersumbat maka saringan harus diganti. Cara pembersihan saringan udara tipe kertas adalah dengan menggunakan udara bertekanan, semprotkan udara bertekanan dari arah berkebalikan dengan arah aliran udara kerja masuk ke silinder.
    Gambar 2. Membersihkan Saringan Udara Tipe Kertas
    (2) Saringan udara tipe busa (spon)
    Saringan udara tipe spon dapat dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan  cairan   pembersih yang tidak mudah terbakar, kemudian diperas dan dikeringkan (cara memeras tidak boleh dipuntir, cukup ditekan pada kedua telapak tangan atau di genggam/dikepal kencang, agar elemen saringan  udara tidak  sobek/rusak).  Setelah  kering,  elemen saringan  udara direndam  dalam  minyak pelumas kemudian diperas lagi untuk membuang kelebihan minyak dalam elemen saringan udara.
    Gambar 3. Membersihkan Saringan Udara Tipe Spon
    3. Membersihkan saringan bahan bakar
    Saringan bahan bakar yang kotor dapat dibersihkan dengan udara bertekanan, namun apabila telah tersumbat maka saringan bahan bakar harus diganti. Cara pembersihan saringan bahan bakar adalah dengan cara menyemprot elemen saringan bahan bakar menggunakan udara bertekanan. Arah semprotan udara berlawanan dengan arah aliran bahan bakar supaya semua kotoran terbuang keluar.
    a. Saringan Kasa Pada Karburator b. Saringan Pada Saluran Gambar 4. Membersihkan Saringan Bahan Bakar
    4. Memeriksa dan menyetel busi Melepas busi, kemudian memeriksa kondisi busi dari :
    a. Keretakan insulator, busi dengan insulator yang
    retak/pecah tidak layak digunakan dan harus diganti.
    b. Memeriksa keausan ujung elektroda, apabila ujung
    elektroda telah aus busi harus diganti.
    c. Memeriksa kondisi pembakaran di dalam ruang bakar
    dengan memeriksa warna hasil pembakaran pada busi.
    Gambar 5. Warna Hasil Pembakaran Pada Busi
    Keterangan :
    1.  Normal : Ujung insulator dan elektroda berwarna coklat atau abu-abu. Kondisi mesin normal dan penggunaan nilai panas busi yang tepat.
    2. Tidak Normal: Terdapat kerak berwarna putih pada ujung insulator dan elektroda akibat kebocoran oli pelumas ke ruang bakar atau karena penggunaan oli pelumas yang
    berkualitas rendah.
    3. Tidak Normal : Ujung insulator dan elektroda berwarna hitam disebabkan campuran bahan bakar & udara terlalu kaya atau kesalahan pengapian. Setel ulang, apabila tidak
    ada perubahan naikkan nilai panas busi.
    4. Tidak Normal: Ujung insulator dan elektroda berwarna hitam dan basah disebabkan kebocoran oli pelumas atau kesalahan pengapian.
    5. Tidak Normal: Ujung insulator berwarna putih mengkilat dan elektroda meleleh disebabkan pengapian terlalu maju atau overheating. Coba atasi dengan menyetel ulang sistem
    pengapian, campuran bahan bakar & udara ataupun sistem pendinginan. Apabila tidak ada perubahan, ganti busi yang lebih dingin.
    d. Menyetel celah busi sesuai spesifikasi.
    Gambar 6. Memeriksa Kondisi Busi dan Spesifikasi Celah Busi
    5. Membersihkan karburator Membongkar karburator dan bagian-bagiannya, bersihkan dengan udara tekan, kemudian merakitnya kembali. Pada saat membongkar dan
    membersihkan dengan udara bertekanan, perhatikan jangan sampai ada komponen yang hilang.
    Gambar 7. Komponen Karburator
    6. Menyetel katup
    Menyetel katup dengan langkah-langkah sebagai berikut:
    • Membuka tutup katup dan tutup magnet
    • Memutar poros engkol searah putaran mesin, menepatkan
      poros engkol pada sehingga piston pada posisi top (akhir langkah kompresi), dengan memeriksa tanda “T” magnet tepat pada garis penyesuai pada blok magnet dan kedua katup pada posisi tidak tertekan/bebas.
    • Memeriksa/menyetel celah katup dengan feeler gauge,
      alat penyetel katup dan kunci ring. Penyetelan dilakukan dengan terlebih dahulu mengendorkan mur kontra, kemudian memasang feeler gauge dan memutar sekrup penyetel. Setelah dirasa setelan tepat, tahan sekrup penyetel dan kencangkan mur kontra. Penyetelan celah katup tepat apabila saat feeler gauge ditarik
      terasa agak seret namun tidak sampai tergores.
    Gambar 8. Menyetel Celah Katup
    • Memasang kembali tutup katup dan tutup magnet.

     

    7. Menyetel karburator (campuran bahan bakar dan putaran
    stasioner mesin)
    Penyetelan karburator akan tepat apabila syarat-syarat
    berikut ini telah dipenuhi terlebih dahulu :
    • Penyetelan katup sudah tepat.
    • Penyetelan timing pengapian sudah tepat.
    • Saringan udara dan saringan bahan bakar telah dibersihkan.
    • karburator telah dibersihkan
    • Mesin telah mencapai suhu kerja (dipanaskan terlebih
      dahulu).
    Cara penyetelan karburator adalah sebagai berikut:
    • Menghidupkan sepeda motor, mesin telah mencapai suhu
      kerja.
    • Sedikit menaikkan rpm mesin dengan cara memutar sekrup
      ngatur rpm (stop screw). (±1700 rpm)
    • Memutar sekrup penyetel udara (air screw) searah jarum
      jam sampai rpm turun dan mesin hampir mati, kemudian
    • Memutar balik sekrup penyetel udara (berlawanan jarum
      jam) perlahan-lahan sampai diperoleh rpm mesin yang tertinggi dan stabil.Atau apabila dihitung berdasarkan jumlah putarannya,
      total putaran sekrup penyetel udara : ± 1 ½ putaran (tipe Cub), dan ± 2 ½ putaran (tipe Sport).
    • Menyetel sekrup pengatur rpm hingga putaran stasioner mesin1400 rpm.

     

     

    Gambar 9. Posisi Sekrup Penyetel Pada Karburator
    • Menyetel kelonggaran kabel gas.

     

    8. Menyetel kebebasan kopling
    Supaya kopling kembali bekerja secara optimal, maka
    secara berkala kopling harus disetel. Penyetelan kopling yang dimaksudkan adalah penyetelan gerak bebas mekanismpenggerak kopling, yang dibedakan menjadi dua tipe, yaitu : (1) kopling manual (kopling tangan),dan (2) kopling otomatis (tunggal dan ganda).
    Penyetelan gerak bebas pada kopling manual (kopling
    tangan) Langkah penyetelan :
    • Mengendorkan mur pengunci (pada tuas kopling ataupun
      pada kabel kopling).
    • Memutar mur penyetel sampai diperoleh gerak bebas tuas
      kopling yang tepat (±10 – 20 mm).
    • Mengencangkan kembali mur pengunci.
    Gambar 10. Free Play Pada Tuas Kopling (Kopling Manual)
    Penyetelan gerak bebas pada kopling otomatis (tunggal
    maupun ganda) Langkah Penyetelan :
    • Mengendorkan mur pengunci,
    • Memutar baut penyetel kopling (adjuster bolt) searah putaran jam ±1 putaran, kemudian
    • Putar balik baut penyetel kopling (berlawanan arah jarum jam) sampai terasa ada sentuhan,
    • Putar kembali baut penyetel kopling searah jarum jam s/d. ¼ putaran,
    • Menahanbaut penyetel kopling, kemudian mengencangkan
      mur pengunci.
    Gambar 11. Menyetel Free Play Pada Kopling Otomatis
    #Finish
    Jangan lupa cara service/tune up bagian kelistrikan sepeda motor DISINI
    don’t foget subscribe my channel youtube

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *