Buat kaum wanita sering sekali pada saat ingin menghidupkan mobil tidak bisa distater langsung panik karena tidak tau apa kerusakannya dan biasanya langsung menelpon bengkel atau teman untuk mengeceknya mungkin ini tidak merugikan sebagian orang tetapi jika dalam keadaan berangkat kerja pasti hal tersebut sangat tidak diinginkan padahal hal tersebut bisa diatas tanpa harus tiap bulan pergi kebengkel, pada artikel kali ini kami akan memberikan beberapa tips memeriksa aki mobil agar tidak tekor mendadak.
Baca Juga : Cara Mengganti Bola Lampu Mobil dengan Mudah
Baterai adalah alat elektro kimia yang dibuat untuk mensuplai listrik ke sistem starter mesin, sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen kelistrikan lainnya. Alat ini menyimpan listrik dalam bentuk energi kimia, yang dikeluarkannya bila diperlukan dan mensuplainya ke masing-masing sistem kelistrikan atau alat yang memerlukannya. Karena di dalam proses baterai kehilangan energi kimia, maka alternator mensuplainya kembali ke dalam baterai (yang disebut pengisian). Baterai menyimpan listrik dalam bentuk energi kimia. Siklus pengisian dan pengeluaran ini terjadi berulang kali dan terus menerus.
Yang menyebabkan aki tekor yaitu:
- pemakaian aki secara berlebihan, misal penambahan lampu lampu yang tidak perlu, penambahan audio yang bisa berlebihan (pada mobil), dan lain-lain. Dan pemaksaan penyetarteran kendaraan jika tidak mau distarter.

- ada jalur yang hubung pendek atau konslet, tapi seharusnya jika konslet sekeringnya putus,tetapi masalahnya banyak orang yang tidak tahu tapi mengganti sekering dengan ampere yang lebih besar, katanya biar tidak cepat putus. Karena sekering memang dirancang agar putus jika ada arus yang berlebihan.
- Dinamo Cas sebagai penyuplai daya ke aki sudah rusak. jika dynamo cas rusak dan tidak bisa menyuplai listrik ke accu, jelas accu akan kehabisan dayanya, cepat atau lambat.
Pemeriksaan baterai berguna untuk mengetahui kondisi baterai apakah masih baik atau sudah buruk, adapaun pemeriksaan pada baterai adalah
Agar baterai / accu awet, maka hal yang perlu diperhatikan:
- Perhatikan permukaan cairan accu yang harus berada antara garis permukaan atas dan garis permukaan bawah, Periksa penggunaanya setiap 2 bulan sekali. Tambahkan air accu apabila air accu tidak berada diantara garis permukaan atas dan bawah.

Sumber gambar : https://bacabrosur.blogspot.com/ - Dalam mengisi air accu yang bening itu ada aturannya. Disarankan agar pengisiannya tidak sampai melebihi batas maksimal tanda upper yang tertera di bagian sisi accu.

Sumber : https://aki-mobilku.blogspot.com/
Jika sampai lebih, kemungkinan akan terjadi karat akibat kadar oksidasi yang tinggi antara besi di dalam accu dengan cairan accu yang mengandung H2SO4 yang mengandung asam. Ini bisa bikin accu tak awet
- Faktor lain, bisa disebabkan kekurangan air accu. Jika isi air accu berkurang selama digunakan, itu masih dianggap wajar dan normal. Karena adanya penguapan akibat proses pengisian berlangsung. Yang pasti kita harus teliti dengan melakukan pengecekkan minimal satu bulan sekali, untuk mengukur batas maksimal. Jangan sampai dibawah garis lower. Pasalnya, kandungan H2SO4 itu tidak menguap. Hanya air dan H2O saja yang berkurang. Kalau sampai kering, nantinya akan merusak sel accu akibat beroksidasi dengan udara. Hasilnya malah akan membuat rontok di bagian besi dalam accu.
Baca Juga : Cara Mengganti Bola Lampu Mobil dengan Mudah
- Harus teliti dengan lubang ventilasi di bagian sisi atas accu. Di accu basah, lubang ventilasi ini berfungsi untuk sirkulasi dan saluran pembuangan. Karena arus listrik yang dihasilkan accu akan menyebabkan panas. Maka itu, jangan sampai lubang ini tersumbat atau posisi selangnya terjepit. Akibatnya bisa fatal jika tersumbat. Karena arus yang terlalu kuat tanpa udara, accu bisa sampai meledak.
- Jangan sampai terdapat banyak kerak pada bagian terminal accu. Karena akan sulit dan menghambat jika dibuka. Jadi harus segera dibersihkan. Caranya cukup disiram dengan air panas agar kerak cepat luntur dan baut dengan mudah bisa dibuka. Jangan lupa olesi kedua baut dengan gemuk yang bersifat seperti gel dan anti karat. Sehingga baut akan mudah dibuka nantinya.

- Hindari memodifikasi aliran listrik accu. Cara pemasangan kabel ke accu yang tak benar bisa mengakibatkan daya listrik cepat habis. Apalagi bila pengisian accu bermasalah.
- Terakhir, gunakan mobil secara bijak. Artinya perhatikan jarak tempuh penggunaan motor apakah perlu atau tidak penggunaan mobil bila jarak tempuh bisa dijangkau dengan jalan kaki atau sepeda.





