Istilah | Deskripsi |
Acidizing (Pengasaman) | Proses pemasukan asam ke dalam
formasi gamping yang mengandung minyak dan gas bumi untuk memperbaiki
permeabilitas agar memudahkan pengaliran minyak dan gas bumi kedalam
lubang sumur. |
Acid mine water (air asam tambang) | Air tambang yang mengandung
asam sulfat lemah yang dihasilkan dari reaksi organik atau anorganik dari
material yang mengandung pirit dengan air dan oksigen |
Adit (terowongan buntu) | Jalan masuk utama ke tambang
bawah tanah, berupa terowongan buntu yang dibuat mendatar dan
menghubungkan tempat bawah tanah dengan udara luar atau permukaan bumi. |
Ado (Automotive Diesel Oil);
HSD (High Speed Diesel); DERV (Diesel Engine Road Vehicle) Fuel | Minyak Solar |
Age (Umur) Zaman Geologi | Suatu jangka waktu sejarah
bumi yang diciptakan oleh bentuk kehidupan yang penting/ dominant/
kejadian tertentu. |
Agglomerate (gumpalan) | Butiran padat yang saling
bergumpal dengan kuat sebagai produk proses aglomerasi |
Agitation (pengadukan) | Pengadukan yang dilakukan
untuk meningkatkan kontak fisik antara dua fase yang bereaksi, msl. Dalam
proses pengatusan; agitasi dimaksudkan untuk mempercepat proses pelarutan |
Alloy (paduan logam) | Bahan logam yang terdiri dari
dua atau lebih unsur logam |
Alteration (alihan/ubahan) | Hasil proses perubahan
komposisi mineral suatu batuan yang disebabkan oleh perubahan kimiawi dan
fisika, pengaruh larutan hydrothermal , pelapukan, dan metamorfosa |
Amalgam (amalgam) | Paduan antara logam dan air
raksa dalam bentuk padatan lunak/kenyal logam-logam yang dapat membentuk
amalgam, misal emas, nikel, platina, dan perak. |
Amalgamation (amalgamasi) | Proses pengambilan emas atau
perak dari bijihnya melalui pembentukan amalgam. |
Anemometer (anemometer) | Alat pengukur aliran udara |
ANFO (Ammonium Nitrate and Fuel
Oil) | Sejenis bahan peledak kuat
yang digolongkan dalam zat peledak (blasting agent) |
Anthracite (antrasit) | Jenis batubara yang menurut
klasifikasi ASTM mempunyai kandungan karbon tertambat lebih besar dari
86%, hydrogen di bawah 4 %, dan zat terbang tidak lebih dari 14 %,
warnanya hitam mengkilat dengan bidang-bidang belah yang konkoidal
(mengulit bawang) |
Anticlinal Theory (Teori
Antiklin) | Teori tentang akumulasi
minyak, gas , dan air pada lapisan cembung dalam tatanan tertentu (air
paling bawah) asalkan strukturnya mengandung batuan reservoir, yang
berhubungan baik dengan batuan induk, dan ditutupi dengan batuan tudung. |
Anticlinal Trap (Perangkap
Antiklin) | Lapisan dalam struktur
antiklin tempat akumulasi hidrokarbon. |
Anticline (Antiklin) | Konfigurasi geologis yang
lapisan-lapisan batuan sedimennya terlipat dan membentuk struktur yang
cembung. |
API Gravity (Berat Jenis API) | Berat Jenis minyak yang
dinyatakan dalam satuan derajat API. Hubungan antara derajat API dengan
berat jenis pada 60 F/ 70 F dapat dinyatakan dengan rumus API = 145 /
(berat jenis pada 60 F/ 70 F) |
Appraisal Well (Sumur Kajian) | Kelompok sumur pertama yang
akan dibor setelah ditemukannya minyak dan gas bumi dengan tujuan
menetapkan batas reservoir minyak dan gas bumi, produktivitas sumur,
serta ciri minyak dan gas bumi didaerah tersebut. |
Aquifer (akuifer) | Satuan batuan berpori di bawah
permukaan tanah yang dapat menyimpan dan meluluskan air |
Aquiver (Akuifer) | Bagian reservoir yang
mengandung air yang menjadi tenaga pendorong minyak. |
Aragonite (aragonit) | Mineral yang mempunyai rumus
kimia CaCo3, bentuk kristal ortorombik, merupakan polimorfisme dari
mineral kalsit, warna putih kekuningan, abu-abu, kilap kaca, transparan
hingga translusen, kekerasan 3,5-4,0 skala Mohs, berat jenis 2,95,
merupakan endapan akibat penguapan sumber air panas atau endapan pada
gua-gua batu gamping. |
Argentite (argentit) | Mineral yang mempunayi rumus
kimia Ag2S, mengadung 87,1% perak, bentuk kristal kubik, warna abu-abu
gelap, kilap logam, legap,kekerasan 2,0-2,5 skala mohs, berat jenis 7,19
– 7,36, merupakan mineral utama perak, terdapat sebagai urat bijih. |
Aromatics (Aromat) | (lihat aromatics hydrocarbon) |
Aromatics Hydrocarbon (Aromat) | Golongan hydrocarbon siklik
dari keluarga benzene, disebut aromatic karena turunan banyak yang
beraroma khas; mempunyai berat jenis relative tinggi, dan mempunyai sifat
antiketuk dan sifat pelarut yang baik. |
Arsenic (arsen) | Unsur logam alami yang
mempunyai rumus kimia As, bersifat getas, terdapat dalam bentuk butir
atau massa berbentuk ginjal, warna abu-abu, berat jenis 5,7 , terdapat
pada urat yang berhubungan dengan intrusi batuan beku, berasosiasi dengan
bijih kobalt, nikel, dan perak |
Ash (abu) | Material anorganik sisa
pembakaran yang tertinggal dan tidak bisa terbakar oleh suatu proses
pembakaran yang berlangsung |
Asphalt (Aspal) | Campuran antara bitumen dan
zat mineral lembam yang terjadi secara alamiah atau buatan. |
Asphalt Base Crude Oil (Minyak
Bumi Aspal) | Minyak bumi yang kadar
parafinnya rendah, tetapi kadar aspalnya tinggi. Jenis hidrokarbonnya
terutama terdiri atas rangkaian neftenik. |
Assay (uji kadar logam) | Pengujian atau penentuan
kuantitas kandungan logam tertentu dalam bijih misal : Cu, Pb, Zn dalam
bijih sulfida atau Au, Ag dalam bijih emas |
Associated Gas | Gas bumi yang terdapat
bersama-sama dengan minyak bumi di dalam reservoir. |
Aviation Gasoline (Avgas)
Bensin Pesawat Terbang | Bensin khusus untuk motor
torak pesawat terbang yang nilai oktannya tinggi, stabilitasnya tinggi,
titik bekunya rendah, serta trayek sulingnya lebih datar. |
Aviation Turbine Fuel (Avtur)
Bensin Pesawat Jet | Bensin khusus untuk pesawat
terbang turbin gas yang trayek didihna berkisar antara 150 C – 250 C. |
Azurite (azurit) | Mineral tembaga sekunder yang
mempunyai rumus kimia Cu3(CO3)2(OH)2 bentuk kristal monoklin, warna biru
tua, kilap intan hingga gelas, transparan hingga legap. |
B100 | B100 – B100 adalah nama lain
untuk biodisel murni. |
Bagasse | Bagasse adalah sisa produksi
dari ampas tebu, yang sekarang digunakan sebagai bahan baku karena menghasilkan
bioetanol. |
Banka drill (bor bangka) | Bor tumbuk manual dipergunakan
untuk mengambil percontoh atau menguji cebakan aluvial yang terdapat pada
kedalaman 30 – 35 m. |
Barometer (barometer) | Alat untuk mengukur tekanan
absolut udara |
Barrel Oil Per Day | Jumlah barel minyak per hari
yang diproduksi oleh sumur, lapangan atau perusahaan minyak. |
Base rock (batuan dasar) | Batuan yang berada langsung di
bawah lapisan batuan yang ekonomis untuk ditambang |
Basin (cekungan) | Daerah cekungan yang luas
terdiri atas batuan sediment dan yang karena konfigurasinya dapat
merupakan tempat tampungan minyak. |
Basin (Cekungan) | Daerah cekungan yang luas
terdiri atas batuan sediment dan yang karena konfigurasinya dapat
merupakan tempat tampungan minyak. |
Bauxite (bauksit) | Bahan galian yang kaya akan
aluminium, sedangkan kadar alkali, alkali tanah, dan silika bebasnya
rendah, terbentuk dari proses laterisasi batuan beku asam sampai sedang. |
Bbl; Barrels. mmbbls | million barrels. Satuan ukur
volume cairan yang biasa dipakai dalam perminyakan. 1 barel ~ 159 liter. |
Bench (jenjang) | Undakan yang sengaja dibuat
dalam pekerjaan penggalian atau dalam penambangan |
Bench mark (titik ikat) | Suatu titik dalam pengukuran
tanah yang mempunyai kedudukan tetap yang diketahui korrdinat dan ketinggiannya
untuk digunakan sebagai acuan. |
Bentonite (bentonit) | Lempeng yang terdiri dari
kelompok montmorillonit atau mineral smektit. |
Bentonite (bentonit) | Lempung yang komponen utamanya
mineral montmorilonit yang jika kena air akan mengembang; digunakan
terutama untuk Lumpur pengeboran. |
Benzene (Benzena) | Senyawa hidrokarbon
berstruktur cincin aromatic; mempunyai titik didih 80 C. |
Benzine (Bensin) | (lihat gasoline) |
Biobutanol | Keuntungan dari Biobutanol
adalah sesuatu yang menjadikan bioetanol itu memberikan sejumlah manfaat
yang lebih di antara biofuel konvensional. Sebagai contoh, biobutanol
memiliki sebuah kandungan energi yang dekat dengan petroleum jadi para
konsumen tidak kekurangan kepercayaan untuk berkompromi atas penghematan
bahan bakar. Biobutanol dapat secara mudah ditambahkan pada minyak bensin
disebabkan tekanan uap air yang rendah dan dapat dicampurkan pada
konsentrasi yang lebih tinggi dari pada bioet |
Biobutanol | Keuntungan dari Biobutanol
adalah sesuatu yang menjadikan bioetanol itu memberikan sejumlah manfaat
yang lebih di antara biofuel konvensional. Sebagai contoh, biobutanol
memiliki sebuah kandungan energi yang dekat dengan petroleum jadi para
konsumen tidak kekurangan kepercayaan untuk berkompromi atas penghematan
bahan bakar. Biobutanol dapat secara mudah ditambahkan pada minyak bensin
disebabkan tekanan uap air yang rendah dan dapat dicampurkan pada
konsentrasi yang lebih tinggi dari pada bioetanol untuk digunakan pada
mesin kendaraan standar. DuPont dan BP bekerja sama atas proyek yang
penting dimaksud untuk produksi bioetanol. |
Biodiesel | BTL, atau biomas-ke-cairan,
adalah suatu proses berbagai langkah yang mengubah biomas ke dalam
biofuel cair. BTL juga mengarahkan kepada produksi biodisel sebagai
generasi kedua. Ada banyak perbedaan metoda dari BTL, tetapi proses
banyak termasuk Fischer |
Biodiesel | Pirolisis adalah satu metoda
untuk pengubahan biomasa menjadi biodisel, yang mengunakan panas. |
Biodiesel | Biodisel adalah biofuel yang
dihasilkan dari beragam bahan-bahan baku termasuk minyak sayur (seperti
bibit minyak, minyak dari biji pohon,kacang kedelai), lemak binatang atau
ganggang. Biodisel dapat dicampurkan dengan disel untuk pemakaian pada
mesin ken |
Bioetanol | Bioetanol, atau etanol, adalah
biofuel yang dihasilkan secara tradisional dari fermentasi zat tepung
atau butiran gula seperti jagung, gula bit, dan tebu. Bioetanol dapat
juga diproduksi dari bahan baku lainnya, seperti jatropha atau
switchgrass (ilalang |
Biofuel | Istilah biofuel diaplikasikan
kepada bahan bakar padat, cair, atau bahan bakar gas yang dihasilkan dari
zat organik (yang hanya hidup sekali). Kata biofuel meliputi produk yang
banyak, diantaranya adalah produk yang tersedia hari ini yang banyak
dikomersi |
Biomass | Biomasa adalah material
biologi, termasuk jagung, switchgrass, dan sekumpulan bibit minyak, yang
dapat diubah menjadi bahan bakar. |
Bioreactor | Bioreaktor adalah sebuah
bejana yang mana didalamnya terjadi proses kimia. Seringkali hal dimaksud
melibatkan organisme-organisme atau bahan-bahan biokimia aktif yang
berasal dari organisme serupa. |
Bit (Pahat) | Ujung rangkaian bor yang
memotong batuan untuk membuat lubang. |
Bitumen (bitumen) | Hidrokarbon dengan komposisi
tak tentu, berbentuk mulai dari padat, padat tanggung sampai cair. |
Bitumen (Bitumen) | Bagian bahan organic dalam
batuan sediment yang dapat larut dalam pelarut organic. |
Bituminous coal (batubara
bituminus) | Jenis batubara yang menurut
klasifikasi ASTM berada di antara antasit dan batubara subbituminus. |
Blast furnace (tanur tinggi) | Tungku peleburan tinggi yang
berbentuk silinder dipergunakan untuk mereduksi bijih besi menjadi besi
kasar (besi wantah) |
Blending (campur) | Penggabungan berbagai bahan
mentah atau bijih dengan berbagai kadar sehingga diperoleh hasil campuran
yang mempunyai kadar tertentu. |
Blok caving (ambrukan) | Metode penambangan bawah tanah
dengan cara membuat lubang bukaan di bawah block dan melanjutkannya
dengan meruntuhkan blok diatasnya. |
Blow-out Preventer (BOP)
Pencegah semburan Liar | Peralatan yang dipasang di
kepala sumur untuk tujuan pengendalian tekanan di anulus antara pipa
selubung dan pipa bor, atau di lubang terbuka sewaktu operasi pengeboran
atau penyelesaian sumur supaya tidak terjadi semburan liar. |
Blow-out (Semburan Liar) | Semburan gas, minyak, atau
fluida lain secara tak terkendali dari dalam sumur ke udara. |
Bore Hole (Lubang Bor) | Lubang yang dibuat dengan
melakukan pengeboran. |
British Termal Unit (BTU) | Satuan panas yang besarnya
1/180 dari panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu satu pound (0.4536
kg) air dari 32 F (0 C) menjadi 212 F (100 C) pada ketinggian permukaan
laut. Biasanya dianggap sama dengan jumlah panas yang diperlukan untuk
menaikkan suhu satu pound air dari 63 F (17,2 C) menjadi 64 F (17,8 C) |
Bronze (perunggu) | Paduan tembaga dengan timah
putih |
Brown coal (batubara muda) | Jenis batubara yang mempunyai
nilai kalor lebih kecil dari 5200 kkal/kg biasanya berwarna kecokelatan. |
Brown hematite (hematite
coklat;limonit) | Mineral besi oksida terhidrat |
Brucite (brusit) | Mineral dengan rumus kimia
Mg(OH)2, bentuk kristal trigonal, berwarna putih atau kebiruan,berkilap
kaca, berbentuk menyerat, mendaun dengan kekerasan 3 pada skala Mohs
berat jenis 2,9 terdapat pada serpentin dan batuan gamping tidak murni. |
BTL | Hasil tambahan adalah sebuah
zat, selain dari pada produk utama, akibat yang ditimbulkannya adalah
biofuel. Sebagai contoh, sebuah hasil tambahan dari produksi biodisel
adalah glycerine dan hasil tambahan dari bioetanol adalah DDGS. |
By-product | Hasil tambahan adalah sebuah
zat, yang lain dari produk utama, akibat yang ditimbulkannya adalah
biofuel. Sebagai contoh, sebuah hasil tambahan dari produksi biodisel
adalah glycerine dan hasil tambahan dari bioetanol adalah DDGS. |
Caking coal (batubara muai) | Batubara yang mempunyai sifat
mengembang jika dipanaskan |
Calorie (kalori) | Energi yang dibutuhkan untuk
menaikkan suhu 1 gram air sebanyak 1 derajat; 1 kalori = 4.19 joule |
Calorie (Kalori) | Energi yang dibutuhkan untuk
menaikkan suhu 1 gram air sebanyak 1 C dari 14,5 C menjadi 15,5 C |
Calorific Value (Nilai Panas) | (lihat heating value) |
Cap Rock (batuan tudung) | Formasi (lapisan batuan) yang
berada langsung diatas batuan reservoir dan sifatnya kedap fluida. |
Cap Rock (Batuan Tudung) | Formasi (lapisan batuan) yang
berada langsung diatas batuan reservoir dan sifatnya kedap fluida. |
Carat (karat) | (1) Ukuran untuk menyatakan
kemurnian emas dalam suatu paduan yang setara dengan 1/24 bagian emas,
misal 14 karat, berarti 14/24 emas murni. (2) Satuan berat untuk intan
dan batu mulia lain, misal 1 karat intan sama dengan 200 mg. |
Carbon steel (baja karbon) | Baja yang mengandung karbon
lebih dari 0,8 % |
Carbon (zat arang) | Unsur kimia nir logam dengan
rumus kimia C, berat atom 12,011, nomor atom 6 dari sistem periodik
unsur. Bila terdapat dalam keadaan bebas berupa intan dan grafit |
Carnonite (karnonit) | Mineral radioaktif yang
merupakan sumber radium, bijih uranium dan vanadium |
Casing Cementing (Penyemenan
Selubung) | Pengisian annulus antara pipa
selubung dan dinding lubang bor dengan bubur semen, untuk mencegah migrasi
fluida antara lapisan tidak kedap air dan menyangga pipa selubung. |
Casing (Pipa Selubung) | Pipa baja yang dipasang di
dinding sumur minyak/ gas, untuk menahan runtuhnya dinding lubng, dn
menjadi saluran pengaliran minyak pada sumur produktif. |
Cassiterite (kasiterit) | Mineral timah oksida yang
terdapat sebagai endapan aluvial yang merupakan hasil pelapukan urat
bijih. |
Catalyst | Katalisator adalah satu zat
untuk meningkatkan kecepatan dari sebuah reaksi kimia, dihabiskan atau
diproduksi tanpa melalui reaksi. Enzim adalah katalisator untuk
reaksi-reaksi pada biokimia. |
Caving Methode (metode
ambrukan) | Cara penambangan endapan bijih
pada tambang bawah tanah dengan cara pengambrukan / meruntuhkan bijih
bagian atas setelah dibuat lombong ambrukan di bagian bawahnya |
Cellulose | Selulosa adalah bahan berserat
yang isinya, batangnya ditinggalkan, dan diambil dari tanaman-tanaman dan
pepohonan. Hal tersebut adalah persenyawaan organik yang berlimpah di
bumi dan dapat digunakan untuk menghasilkan bioetanol. |
Cellulosic ethanol | Etanol selulosik adalah bahan
bakar etanol yang diproduksi dari selulosa, kerumitan tentu saja terjadi
pada polymer karbohidrat yang biasanya ditemukan pada dinding sel
tanaman. etanol selulosik adalah etanol yang secara kimia serupa dari
sumber lainnya, |
Cetane number | Bilangan cetane adalah satu
ukuran untuk kualitas pembakaran biodiesel. |
Cetane number (Angka Setana) | Angka ukur kualiatas
pembakaran bahan bakar solar yang menunjukkan mudah/ tidaknya solar
menyala jika disemprotkan kedalam motor bakar. |
Chalcopyrite (kalkopirit) | Mineral bijih tembaga yang
terdapat dalam cebakan tembaga porfiri dan urat-urat hidrothermal atau
metasomatik |
Chalk (batu kapur) | Jenis batu gamping lunak
seperti tanah, berpori dan berwarna putih sampai abu-abu muda, berupa
kumpulan cangkang kerang yang berukuran halus terdiri dari 90 – 99
kalsit. |
Charcoal (arang kayu) | Bahan bakar yang dibuat dengan
cara pembaraan kayu tanpa udara pada suhu 500 – 600 derajat C |
Christmas Tree (silang sembur) | Rangkaian katup-katup pada
kepala sumur untuk mengendalikan tekanan didalam sumur dan kecepatan
aliran fluida ke permukaan. |
Clay (Lempung) | Batuan yang terdiri tas butir
halus silikat alumina berair sebagai hasil dekomposisi batuan feldspar
dan batuan silikat alumina lain. |
Coal Gasification (gasifikasi
batubara) | konversi batubara menjadi gas
hidrokarbon yang lebih bersih dan lebih mudah diangkut dan disalurkan. |
Concession | hal pengusahaan minyak bumi di
kawansan tertentu yang diperoleh berdasarkan lisensi Negara. |
Condensate | Hidrokarbon yang pada tekanan
dan suhu reservoir berupa gas, tetapi menjadi cair sewaktu diproduksi. |
Contour (kontur) | Garis yang digambarkan pada
sebuah peta, dipergunakan untuk menghubungkan semua tempat pada
ketinggian yang sama di atas permukaan laut. |
Conventional biofuels | Bahan bakar bio konvensional
seperti bioetanol dan biodisel adalah seperti yang dibuat khusus dari
jagung, tebu, bit gula, gandum atau minyak gandum seperti minyak kedelai
dan minyak lobak. |
Cracking (Perekahan) | Proses dalam reactor kilang
yang memecahkan molekul hidrokarbon besar menjadi molekul hidrokarbon
yang lebih kecil yang bertitik didih lebih rendah dan stabil lewat
pemanasan, peningkatan tekanan, atau penggunaan katalis. |
Crude oil (minyak Bumi) | Campuran berbagai hidrokarbon
yang terdapat dalam fase cair dalam reservoir di bawah permukaan tanah
dan yang tetap cair pada tekanan atmosfir setelah melalui fasilitas
pemisahan diatas permukaan. |
Cut off grade (kadar batas) | Kadar terendah bahan galian
atau kadar rata-rata campuran bahan galian atau mineral yang terendah,
tetapi masih memberikan keuntungan apabila ditambang dan diolah dengan
tingkat teknologi dan pada keadaan ekonomi tertentu |
DDGS | DDGS, atau penyaring biji padi
kering dengan larutan adalah hasil tambahan dari produksi penggilingan
kering etanol agar dijadikan makanan pada peternakan. |
Dead Oil (Minyak Mati) | Minyak bumi yang pada dasarnya
tidak mengandung gas lagi. |
Dead Weight Ton (DWT) (Ton
Bobot Mati) | Berat air dalam ukuran ton
yang dipindahkan oleh bagian badan kapal yang tercelup di dalam air dalam
keadaan muatan penuh dikurangi berat kapal. |
Dead well (Sumur Mati) | Sumur yang tidak berproduksi. |
Depletion (Economic) Deplesi (ekonomi) | penurunan nilai ekonomi
reservoir minyak/ gas bumi akibat pengambilan volume. |
Development Well (Sumur
Pengembangan) | Sumur yang dibor didaerah yang
telah terbukti mengandung minyak atau gas dengan tujuan mendapatkan
produksi yang diinginkan. |
Deviation (Deviasi) | Penyimpangan arah lubang bor
dari garis vertical, yang dinyatakan dalam derajat dan diukur pada
beberapa kedalaman. |
Directional Drilling
(Pengeboran Terarah) | Pengeboran miring yang
direncanakan menuju satu titik sasaran. |
Discovery Well (Sumur
Penemuan) | Sumur eksplorasi yang terbukti
mampu menghasilkan hidrokarbon secara komersial. |
Dogleg (Lubang Cengkok) | Belokan pada pipa, selokan
atau sumur yang disebabkan oleh perubahan arah yang tajam. |
Drainage Radius (jari-jari
pengurasan) | Daerah sekeliling sumur yang
dapat dikuras oleh sumur. |
Drilling mud ( lumpur
pengeboran) | Lumpur yang khusus dibuat
dengan sifat fisik tertentu yang digunakan dalam pemboran |
Drilling Muds or Fluid (Lumpur
pengeboran) | Campuran yang terdiri atas air
dan bahan berupa serbuk seperti lempung khusus, serpih dan barit yang
diperlukan untuk mengankut serbuk bor dari dasar lubang, membantu
mendinginkan dan melumasi mata bor. |
Drilling Platform (anjungan
pengeboran) | Peralatan tetap penyangga
peralatan pengeboran lepas pantai yang memungkinkan pengeboran beberapa
sumur. |
Drilling rig (Perangkat
pengeboran) | Unit pengeboran yang terdiri
atas derek dan perlatan permukaan. |
Dry Gas (Gas kering) | Gas yang tak mengandung fraksi
yang mudah mengembun pada kondisi standar. |
Dry Hole (Lubang Kering) | Sumur eksplorasi atau
pengembangan yang ternyata tidk dapat memproduksi minyak atau gas dalam
jumlah yang cukup ekonomis. |
Dual Completion (penyelesaian
ganda) | Sumur yang memproduksi dari
dua formasi secara serempak. Produksi masing-masing lapisan dipisahkan
dengan cara memasang dua rangkaian pipa sembur dengan penyekat atau
memasang satu rangkaian pipa sembur dengan sebuah penyekat dan
memproduksi lapisan satunya melalui annulus. |
Dump truck (truk jungkit) | Truk yang direkayasa khusus
memudahkan penumpahan muatan |
Duralumin (duralumin) | Paduan logam 7075 dan
dipergunakan sebagai bahan kontruksi pesawat terbang. |
Dust (debu) | Partikel zat padat yang
berukuran lebih kecil dari 1/16 mm |
E85 – E85 | E85 adalah satu bauran 85%
untuk etanol dan 15% bensin. E85 adalah bauran bioetanol yang biasa
digunakan pada kendaraan berbahan bakar yang bisa ditukar-tukar. |
Effective Porosity (Porositas
Efektif) | Persentase volume pori yang
saling berhubungan dan dapat dilalui fluida terhadap volume batuan
keseluruhan. |
Electric Well Log (Rekaman
Kelistrikan Sumur) | Rekaman sifat-sifat listrik
dari formasi sepanjang lubang sumur; dipakai untuk interpretasi mengenai
formasi dan fluida yang dikandungnya. |
Electric Well Log Survey
(Survey Rekaman Kelistrikan Sumur) | Survey bagian sumur yang tidak
terselubung untuk memperoleh rekaman sifat-sifat listrik formasi. |
Eluvial (eluvial) | Proses pembentukan endapan
klastis yang terakumulasi dekat dengan dengan sumbernya |
Emerald (zamrud) | Batu mulia yang
berwarna-warni, terdapat terutama di lapisan-lapisan kapur |
Emissions | Emisi(pengeluaran) adalah
bagian utama dari sampah yang dibebaskan ke udara atau air |
Enchanced Recovery
(Peningkatan Perolehan) | Penambahan energi pada
reservoir untuk meningkatkan jumlah keseluruhan produksi dari reservoir
yang bersangkutan. |
Enzyme | Enzim adalah protein atau
molekul dasar protein yang mempercepat terjadinya reaksi kimia pada
mahluk hidup. pada reaksi tunggal enzima berlaku sebagai katalisator,
mengubah reaksi khusus tertentu yang diberikan menjadi produk khusus. |
Epicentre (episentrum) | Titik pada permukaan bumi yang
terletak tepat di atas pusat gempa bumi |
Exploitation (ekploitasi) | Penggalian endapan bahan
galian dari kulit bumi secara ekonomis dengan menggunakan system
penambangan tertentu |
Exploitation well (Sumur
Pengembangan) | (lihat development well) |
Exploration (ekplorasi) | Kegiatan lanjutan dari
prospeksi dengan tujuan untuk menentukan secara akurat besar cadangan,
kadar, sifat fisik, sifat kimia, letak dan bentuk endapan bahan galian. |
Exploration (Eksplorasi) | Penyelidikan dan penjajakan
daerah yang diperkirakan mengandung mineral berharga dengan jalan survey
geologi, survey geofisik, atau pengeboran dengan tujuan menemukan deposit
dan mengetahui luas wilayahnya. |
FAME | FAME, atau ester metil asam
lemak dapat ditimbulkan melalui reaksi yang dikatalisator antara asam
lemak dan metanol. Molekul-molekul pada biodisel yang terutama adalah
FAME, seringkali didapatkan dari minyak sayuran melalui
transesterification. |
Fatty acid | Asam lemak adalah sebuah asam
carboxylic (termasuk grup asam-COOH) dengan sisi ikatan hidrokarbon yang
panjang. Bahan-bahan baku pertama diubah keasam lemak dan kemudian
digunakan untuk biodisel. |
Fault (sesar/ Patahan) | Lapisan batuan yang terputus
dan bergeser dari posisi semula (Keatas, kebawah atau kesamping). |
Fault (sesar/ Patahan) | Lapisan batuan yang terputus
dan bergeser dari posisi semula (Keatas, kebawah atau kesamping). |
Feedstock | Feedstock – Bahan baku adalah
sumber biomasa yang dipersiapkan untuk konversi energi atau biofuel.
Sebagai contoh: Jagung adalah bahan baku untuk menghasilkan etanol,
minyak kedelai adalah bahan baku untuk biodiesel dan biomasa selulosa
yang mungkin dijad |
Feedstock (Bahan baku) | Bahan utama yang dimasukkan
kedalam pabrik untuk diolah lebih lanjut. |
Fermentation | Fermentasi/peragian adalah
sebuah reaksi biochemical untuk menguraikan molekul organik yang rumit
(seperti karbohidrat) menjadi material yang sederhana (seperti etanol,
karbon dioksida, dan air). Bakteri atau ragi dapat meragi gula menjadi
bioetanol. |
Ferrite( ferit) | Bahan bersifat magnetik yang
terdiri atas oksida-oksida logam; salah satu logam bervalensi tiga |
Ferronickel (feronikel) | Paduan besi dengan nikel ;
kadar nikel lebih besar dari 25%. |
Ferro-silicon (ferosilikon) | Paduan besi silikon dengan
kadar Si bervariasi antara 25 – 95 % umumnya digunakan sebagai bahan
deoksidasi pada (proses) pencetakan barang dari logam baja; tembaga; atau
perunggu. |
Fischer | Fischer-Tropsch adalah satu
metoda untuk menghasilkan biodisel, dari gas alam atau gas sintetis dari
batubara dalam bentuk gas atau biomasa. |
Flare (Suar Bakar) | Alat pembuangan minyak dan
atau gas secara aman dengan jalan pembakaran karena tidak bisa disimpan. |
Flex fuel vehicles | Bahan bakar kendaraan yang
dapat ditukar-tukar, atau FFV, adalah kendaraan yang dapat menggunakan
bahan bakar baik E85 dan/atau petroleum yang dapat dipertukar kan. |
Flotation(flotasi) | Proses konsentrasi mineral
berharga dengan cara mengpungkannya sedang mineral lainnya tetap berada
dalam luluhan; proses pemisahan berdasarkan perbedaan sifat fisika-kimia
permukaan mineral dengan menggunakan reagen kimia tertentu. |
Flowing Well ( Sumur sembur
Alam) | Sumur yang menghasilkan minyak
dan/ atau gas bumi tanpa bantuan tenaga luar. |
Fluid injection (Injeksi Fluida) | Injeksi gas atau cairan
kedalam reservoir untuk mendorong minyak kedlam sumur produksi. |
Fluorite (fluorit) | Mineral ikutan pada bijih
timah, timbal, dan seng terdapat dalam endapan pneumatolitik. |
Formation damage (kerusakan
formasi) | Kerusakan pada lapisan
produktif yang mengakibatkan berkurangnya pengaliran hidrokarbon ke dalam
sumur; dapat terjadi jika dinding lubang sumur tertutup oleh filtrate
Lumpur pengeboran, serbuk bor, atau oleh komponen padat dari minyak bumi
yang sangat pekat. |
Fracturing (Perekahan) | Penerapan tekanan hidraulik
pada formasi untuk mencipatakan retakan-retakan sehingga minyak dan gas
dapat mengalir kedalam sumur. |
Fuel | Fuel – Bahan bakar adalah yang
digambarkan sebagai suatu material dengan satu macam energi agar dapat
diubah kepada energi yang lain supaya dapat dipakai. |
Fuel Oil (Minyak Bakar) | Sulingan berat, residu atau
campuran keduanya yang dipergunakan sebagai bahan bakar untuk
menghasilkan panas atau tenaga. |
Furnace Oil (Minyak Tungku) | Minyak sulingan yang terutama
digunakan untuk peralatan pemanasan ruangan. |
Furnace (tanur) | Tungku pemanggangan,
perekdusian, dan peleburan yang membutuhkan temperatur sangat tinggi. |
Futures (perdagangan
berjangka) | Transaksi jual dan/ atau beli
komoditas dengan satu harga, jumlah kuantitas, dan kualitas yang
diinginkan untuk pengiriman pada waktu yang telah ditentukan. |
Gallon (Galon Amerika) | Satuan ukuran isi yang besarya
sama dengan 231 in3 atau 3.785 liter. |
Garnerite (garnerit) | Bijih nikel dengan berat jenis
2,3-2,8 dan mengandung nikel lebih dari 24% |
Gas Cap Drive (Dorongan Tudung
Gas) | Tekanan tudung gas yang
mendorong minyak masuk ke dalam sumur melalui pori-pori batuan. |
Gas Cap (Tudung Gas) | Gas bebas yang berada diatas
minyak dalam reservoir. |
Gas Injection (Injeksi Gas) | Gas alam yang dimasukkan ke
dalam reservoir melalui sumur injeksi agar tekanan reservoir tersebut
dapat dipertahankan. |
Gas Lift (Sembur Buatan) | Pengangkatan minyak dengan
jalan menginjeksikan gas bertekanan tinggi ke dalam anulus sumur produksi
dan mencampurkannya kedalam fluida sumur agar laju arus meningkat. |
Gas Oil Contact (Goc) Batas
Gas Minyak | Bidang batas antara lapisan
minyak dengan lapisan gas dalam reservoir. |
Gas Oil Ratio (GOR) Nisbah Gas
Minyak | Perbandingan antara jumlah gas
dan minyak yang diukur dalam satuan takar (m3/m3, ft3/ bbl). |
Gasoline (Bensin) | Hasil pengilangan minyak yang
mempunyai trayek didih 30 – 220 C yang cocok untuk digunakan sebagai
bahan baker motor berbusi (bensin). |
Gas Well (Sumur Gas) | Sumur yang produk utamanya
adalah gas bumi. |
Gel (Agar) | Zat seperti agar-agar yang
dibentuk oleh disperse koloidal dalam keadaan diam. |
Gel Strength (Daya Agar) | Ukuran kemampuan disperse
koloidal untuk mempertahankan bentuk agar; ukuran tersebut pada Lumpur
pengeboran menentukan kemampuan menahan zat padat dalam keadaan suspensi. |
Gem (permata) | Mineral atau bahan sintesis
lainnya yang memilikui keawetan dan keindahan alami ataupun keindahan
buatan sertai memadai untuk digunakan sebagai perhiasaan. |
Geophysics (Geofisika) | Ilmu yang mempelajari cirri
fisis bumi dengan metoda fisika kuantitatif, khususnya metode seismic
refleksi, refraksi, gaya berat, magnet, listrik, dan radiasi. |
Glycerine | Gliserin adalah sebuah cairan
hasil tambahan dari produksi biodisel. Gliserin yang digunakan dalam
pabrik diantaranya dinamit, kosmetik, sabun cair, tinta, dan minyak
pelumas. |
Grade (kadar) | Kuantitas kandungan unsur atau
senyawa dalam suatu bahan galian, hasil pengolahan, atau pemurnian. |
Grade resistance (tahanan
kemiringan) | Besarnya gaya berat (gravitasi)
yang melawan atau membantu gerak kendaraan karena kemiringan jalur jalan
yang dilaluinya |
Granite (granit) | Batuan beku dalam (plutonik)
asam berbutir kasar, terutama terdiri atas mineral-mineral feldspar dan
kuarsa. |
Graphite (grafit) | Mineral logam dengan rumus
kimia C, sebagai butiran dalam urat atau tersebar dalam batuan malihan
digunakan untuk pensil cat pelumas dan elektrode |
Gross Production (Produksi
Kotor) | Produksi cairan sebagaimana
yang keluar dari sumur. |
Ground water (air tanah) | Air yang terperangkap dalam
ruang antar-butir mineral pembentuk batuan . |
GTL | GTL, atau gas sampai cairan,
adalah proses sebuah kilang minyak yang mengubah gas alam menjadi
rangkaian hidrokarbon yang lebih panjang. Gas dapat diubah sampai menjadi
bahan bahan bakar cair melalui konversi langsung atau menggunakan suatu
proses seperti |
Gun Perforating ( Pelubangan
Tembak) | Cara pelubangan selubug sumur
(tubing) dengan menggunakan senapan pelubang. |
Halite (halit) | Mineral garam dengan rumus
kimia NaCl, mempunyai system kristal kubus. |
Hard coal (batubara tua) | Jenis batubara yang mempunyai
nilai kalor lebih tinggi dari 5200 kkal/kg |
Heat Exchanger (Alat
Pertukaran Panas) | Alat pengalih panas satu
fluida ke fluida lain, atau peralatan yang berupa susunan pipa yang memindahkan
panas dari fluida panas ke fluida yang lebih dingin dengan
menghantarkannya lewat dinding pipa. |
Heating value (Nilai Panas) | Banyaknya panas yang terjadi
pada pembakaran sempurna dari sejumlah satu satuan berat atau satuan
volume bahan bakar. |
Heavy Crude Oil | Produk penyulingan minyak bumi
mulai dari fraksi pelumas yang paling ringan sampai fraksi yang paling
berat; atau minyak bumi yang mempunyai berat jenis lebih kecil atau sama
dengan 20 API.Lihat juga Light Crude Oil. |
Heavy Ends (Fraksi Berat) | Bagian minyak bumi yang
bertitik didih tinggi hasil proses destilasi. |
Heavy Fuel (Minyak bakar
Berat) | (lihat residual fuel oil) |
Heavy metal (logam berat) | Kelompok elemen logam dengan
berat atom relative tinggi |
Hidrogen Sulfude (Hidrogen
Sulfit) | Senyawa hydrogen dan belerang,
merupakan gas yang tak berwarna, mudah terbakar, berbau tidak enak, dan
beracun. H2S |
Hidrothermal (hidrothermal) | Larutan sisa magma yang banyak
mengandung air, mempunyai suhu 25o – 400o C berasal dari dapur magma. |
High pH mud (Lumpur alkalis) | Fluida pengeboran dengan pH
lebih dari 10.5 |
HSD (High Speed Diesel) | Lihat ADO atau DERV Fuel |
HVO | Hidrokarbon murni dihasilkan
dari minyak sayuran dan lemak binatang melalui katalisator hydrotreating
triglycerides. |
Hydraulic Fluid (Fluida Hidraulik) | Cairan yang dapat digunakan
dalam system hidraulik, biasanya mempunyai viskositas rendah, indeks
viskositas tinggi, dan titik tuang rendah. |
Hydrolysis | Hidrolisis adalah sebuah
reaksi kimia terhadap pelepasan gula, yang biasanya diikat bersama pada
ikatan yang rumit. Dalam produksi bioetanol, reaksi-reaksi hidrolisis
yang dipakai untuk memecah selulosa dan hemiselulosanya ada dalam
biomasa. |
Hypocentre (pusat gempa) | Lokasi pusat getaran yang
dihasilkan antara lain oleh pergeseran massa akibat kegiatan tektonik. |
Igneus rock ( batuan beku) | Batuan yang berasal dari
pembekuan magma |
Illuminating Oil (Minyak
Lampu) | (lihat burning oil) |
Indonesian mining jurisdiction
(wilayah hukum pertambangan Indonesia) | Wilayah seluruh kepulauan
Indonesia, tanah di bawah perairan dan paparan benua (continental shelf)
kepulauan Indonesia. |
Inertinite (inertinit) | Kelompok maseral batu bara
yang bila di bakar bersifat lembam (inert) artinya tidak menampakkan
sifat plastisitas atau hanya menunjukkan sedikit kecenderungan
aglunitas/melekat selama pengkokasan, terdiri atas makrinit, semifusit
fusinit dan sklerotinit. |
Injection/ input Well (Sumur
injeksi) | Sumur untuk memasukkan fluida
ke dalam reservoir dibawah tanah. |
Iodine value | Nilai yodium adalah ukuran
untuk jumlah penggandaan karbon-karbon yang ikatannya tidak penuh pada
satu molekul minyak sayur. Dalam pengaplikasian biofuel cair dimaksud
yang memberikan sebuah Filter Batas Penyumbat Dingin (CFPP)atau batas
keruh. Sementar |
Isobutane (isobutana – C4H10) | Gas tanpa warna yang ditemukan
dalam gas bumi, dan dihasilkan dalam jumlah besar dalam perengkahan
minyak bumi. |
Isomerization ( Isomerisasi) | Reaksi yang mengubah susunan
dasar atom dalam molekul tanpa menambah atau menghilangkan bagian dari
bahan asal, banyak digunakan untuk mengubah hidrokarbon rantai lurus
menjadi hidrokarbon rantai bercabang yang berangka oktan jauh lebih lebih
tinggi. |
Isopach Map (Peta Isopah) | Jenis peta fasies dari suatu
formasi dan atau anggota lapisan yang dinyatakan dalam bentuk garis-garis
yang menunjukkan ketebalan yang sama. |
Jacket | Struktur pendukung untuk
platform lepas pantai. |
Jatropha | Jatropa adalah suatu belukar
berdaun hijau yang tidak dapat dimakan yang didapatkan di Asia, Afrika
dan India Barat. Potongan biji jatropa banyak mengandung minyak yang
dapat digunakan untuk membuat biodisel. |
Jet bit (Pahat Jet) | Pahat bor yang mempunyai
lubang khusus yang memungkinkan lumpur pengeboran dapat disemprotkan
dengan kecepatan tinggi kearah formasi yang sedang dibor. |
Jet Perforating (Pelubangan
jet) | Pembuatan lubang yang menembus
selubung sumur dengan menggunakan bahan peledak unutk mendapatkan
pelubangan ynag dalam dan terarah agar fluida mengalir ke dalam sumur
melalui lubang tersebut. |
Jig (jig) | Alat yang digunakan untuk
memisahkan mineral berat dari yang ringan dengan prinsip gravitasi dan
gerak isap-tekan dalam media air |
Joint (Batang) | Satuan yang dipakai untuk
menghitung banyaknya pipa dalam suatu rangkaian, rata-rata berukurn 6 – 9
meter. |
Joule (joule) | Unit energi yang besarnya ialah
1 joule = 107 ergs = 2,389 x 10 -4 kg kalori = 0,2391 kalori |
Kaolin (kaolin) | Jenis lempung yang sebagian
besar terdiri dari mineral kaolinit, bila dibakar berwarna putih atau
keputih-putihan digunakan sebagai bahan dasar keramik dan penggunaan lainnya. |
Kerosene (Minyak tanah/
kerosin) | Jenis minyak yang lebih berat
dari fraksi bensin dan mempunyai berat jenis antara 0.79 dan 0.83 pada
suhu 15C, dipakai untuk lampu dan kompor. |
Kick (tendangan) | Kenaikan tekanan secara
mendadak pada kolom Lumpur pengeboran yang disirkulasikan karena tekanan
yang lebih tinggi dalam formasi yang sedang dibor, harus cepat-cepat
dikuasai untuk mencegah semburan liar. |
Killed steel (baja tuntas) | Baja yang telah mengalami
proses deoksidasi, sehingga tidak terjadi pelepasan gas pada saat
pembekuan |
Killing a Well | Pemasukan Lumpur atau air asin
kedalam sumur untuk mengatasi tekanan didalamnya agar aliran minyak dan
gas bumi dari reservoir terhenti, dengan demikian perlengkapan sumur di
permukaan tanah seperti silang sembur dan flensa dapat dilepas dengan
aman. |
Kinematik Viscosity
(Viskositas Kinematik) | Nilai hasil bagi viskositas
mutlak dengan kerapatan (berat jenis) pada suhu saat pengukuran
viskositas, dinyatakan dengan satuan metric (Strokes dan sentistrokes). |
Laterization (laterisasi) | Pelapukan selektif pada
kondisi tropis yang menyebabkan pengayaan mineral tertentu |
Leaching (pelindian) | Pengambilan mineral berharga
dengan cara melarutkan pelarut tertentu pada bijih |
Leasing (kontrak sewa) | System penyewaan barang modal
dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan perjanjian tertulis. |
Life of mine (umur tambang ) | Waktu yang dihitung dari
jumlah cadangan dibagi dengan produksi tambang pertahun |
Light Ends/ Light (Fraksi
Ringan) | Produk cair yang pertama-tama
keluar dari kolom suling minyak. |
Light Oil (Minyak Ringan) | Semua sulingan minyak bumi
yang diperoleh dari proses penguapan dan pengembunan pada tekanan
atmosfer, memiliki derajat API antara 30 – 40. |
Lignin | Lignin adalah satu material
yang kaya mengandung energi yang didalamnya berisi biomasa yang mempunyai
kadar energi yang tinggi. |
Lignite (lignit) | Jenis batubara yang menurut
klasifikasi ASTM tergolong ke dalam batubara termuda yang merupakan
tingkat pertama hasil proses pembatubaraan gambut. |
Limestone (batuan gamping) | Batuan sediment yang terdiri
atas mineral-mineral karbonat, terutama karbonat kalsium dan magnesium. |
Limestone (batu gamping ) | Batuan sedimen yang mengandung
kalsium karbonat (CaCO3) |
Liner (selubung) | Pipa berdiameter kecil dari
pipa selubung, dipasang pada ujung rangkaian pipa selubung, menjulur ke
dalam formasi produktif. |
Liptinite (liptinit) | Anggota kelompok maseral
batubara yang terdiri atas sporinit, kutinit, alginit, dan resinit,
berasal dari sekresi tanaman dan masing-masing anggota dibedakan menurut
morfologisnya. |
Live Oil (minyak hidup) | Minyak bumi yang mengandung
gas. |
LNG (Liquefied Natural Gas)
Gas Bumi Cair | Gas yang terdiri atas metana
yang dicairkan pada suhu sangat rendah (-160C) dan dipertahankan dalam
keadaan cair untuk mempermudah transportasi dan penimbunan. |
Loading ratio (nisbah
pengisian) | Bilangan yang menunjukkan
volume atau berat batuan asal yang dapat diledakkan oleh setiap pound
(lb) bahan peledak |
Lost Circulation Material
(Bahan penyumbat) | Bridging Material |
Lost Circulation (Sirkulasi
Hilang) | Hilangnya lumpur pengeboran
karena masuk ke suatu lapisan formasi seperti gua, retakan, atau lapiasan
yang sangat permeable. |
Low grade Ore (bijih kadar
rendah) | Bijih yang berkadar relatif
rendah yang masih dapat dimanfaatkan untuk proses blending |
LPG (Liquefied Petroleum Gas)
(Gas minyak cair-Elpiji) | Gas hidrokarbon yang dicairkan
dengan tekanan untuk memudahkan penyimpanan, pengangkutan, dan
penanganannya. Terdiri atas propane, butane atau campuran keduanya. |
LSWR (Low Sulfur Waxy Residue)
Residu lilinan belerang rendah | Residu berlilin dengan kadar
belerang rendah yang diperoleh dari penyulingan atmosferik minyak bumi,
misalnya residu minyak minas. |
Lube (minyak lumas)
Lubricating Oil | Minyak pelumas |
Lump coal (bongkahan batubara) | Batubara yang berukuran lebih
besar dari 7,5 cm |
Magma (magma) | Lelehan silikat pijar, air dan
gas dalam larutan, mengandung berbagai unsir kimia pembentuk batuan yang
berada dalam perut bumi. |
Major Company (Perusahaan
minyak Transnasional) | Perusahaan yang pada taraf
internasional berperan aktif pda semua tahap kegiatan industri minyak dan
gas bumi secara besar-besaran. |
Map scale (skala peta) | Perbandingan jarak antara 2
titik di peta dengan jarak mendatar dua tempat yang sebenarnya di lapangan. |
Matte (mat) | Senyawa logam dengan belerang
yang merupakan produk antara dalam suatu proses ektraksi pirometallurgi |
Mechanical Octane Number
(Angka Oktan Mekanis) | Perubahan kebutuhan angka
oktan akibat perubahan rancang mesin, seprti ruang bakar, manifold,
pewaktuan katup, dan pendinginan. |
Mesh (mes) | Ukuran ayakan yang menunjukkan
banyaknya lubang setiap satu inci panjang. |
Metal (logam) | Unsur kimia yang
bersifatpenghantar listrik dan panas yang baik |
Metallurgy (metallurgi) | Ilmu pengetahuan dan teknologi
yang berkaitan dengan logam dan paduannya |
Methane ( gas rawa) | Gas yang selalu terdapat dalam
lapisan batubara; gas ini terbentuk bersamaan dengan proses pembentukan
batubara |
Methanol | Metanol adalah alkohol yang
mengandung sebuah karbon per molekul, biasanya dibuat dari gas alam,
dengan kira-kira setengah kekentalan energi dari petroleum. Metanol yang
digunakan sebagai komponen pada transesterifikasi dari trigliserid untuk
memberikan s |
Migration (Migrasi) | Perpindahan minyak dan gas
bumi dari batuan induk ke batuan reservoir. |
Mineral (cebakan) | Kumpulan material yang
terendap oleh proses alami baik primer maupun sekunder. |
Mine (tambang) | Lokasi kegiatan pengambilan
mineral yang bernilai ekonomi. |
Miscanthus | Miscanthus, atau rumput gajah,
adalah satu jenis rerumputan di antara 15 macam keaslian rumput yang
abadi pada daerah bagian tropikal dan tropikal dari Afrika dan selatan
Asia. Pertumbuhan rumput gajah yang cepat, mengandung mineral yang rendah
dan hasil |
MMCF | million cubic feet. |
MMCFD | million cubic feet per day. |
MMMCF (BSCF) | billion cubic feet. |
MMSCFD | million standard cubic feet
per day. |
MTBE | MTBE, atau methyl
tertiary-butyl ether, zat yang dihasilkan dari metanol dan oktannya dapat
ditambah dan dikurangi karena petroleum yang gampang menguap. Hal
dimaksud seringkali digunakan sebagai bahan tambahan petroleum sebab hal
tersebut meningkatkan ka |
MToe/Toe | Million Tonnes of oil
equivalent/Tonnes of oil equivalent. |
Multiple Completion
(Penyelesaian majemuk) | Penyelesaian uji sumur untuk mengeluarkan
minyak atau gas serempak dari tiga lapisan atau lebih. |
Naphtha (Nafta) | Sulingan minyak bumi ringan
dengan titik didih akhir yang tidk melebihi 220C |
Natural coke (kokas alam) | Cebakan batubara yang
mengalami proses pengubahan secara alamiah oleh adanya suatu sumber panas
yang menyebabkan terbentuknya kokas karena hilangnya sebagian besar zat
terbang. |
Natural Gas (Gas Bumi) | Semua jenis hidrokarbon berupa
gas yang dihasilkan dari sumur mencakup gas tambang basah, gas pipa
selubung, gas residu setelah ekstraksi hidrokarbon cair dan gas basah,
dan gas nonhidrokarbon yang tercampur secara alamiah. |
Natural Gasoline (Bensin Alam) | Campuran hidrokarbon yang
terkondensasi dari gas bumi dan yang distabilkan untuk mendapatkan trayek
didih yang cocok untuk dipadukan dengan bensin kilangan, juga dipakai
sebagai bahan pelarut. |
Net calorie value (nilai kalor
bersih) | Panas pembakaran batubara
dikurangi dengan panas untuk penguapan kandungan air. |
NGL (Natural Gas Liquids)
(Cairan Gas Bumi) | Cairan yang didapat dari gas
bumi, termasuk kondensat, gas minyak cair, dan bensin alam. |
Nitrogen Oxides | Nitrogen Oksida (NOx) adalah
satu produksi dari reaksi fotochemical dari oksida nitrik yang terdapat
pada ambien udara, dan merupakan satu jenis emisi yang dihasilkan dari
bahan bakar. |
Non Associated Gas (Gas
Nonasosiasi) | Gas bumi yang terdapat didalam
reservoir yang tidak mengandung minyak yang berarti. |
Normal fault (sesar normal) | Jenis sesar yang dinding
atasnya bergerak kea rah bawah terhadap dinding bawah |
Ocean coal (batubara laut) | Batubara yang terletak di
bawah dasar laut |
Octane number | Jumlah Kadar Oktan – Nilai
oktan dari satu bahan bakar ditunjukan pada SPBU. Semakin tinggi jumlah
oktan semakin lambat bahan bakar terbakar.Ditambahkan dua sampai tiga
jumlah kadar oktan pada bioetanol khusus bilamana dicampur dengan
petroleum biasa – me |
Octane Number (Angka Oktan) | Angka yang menunjukkan nilai
antiketuk relative bensin dan kecenderungan bahan bakar cair untuk
berdetonasi; ditujunjukkan oleh persentase volume iso oktan dalam
campurannya dengan normal heptana yang mengakibatkan intensitas ketukan
yang sama dalam kondisi uji pada mesin penguji CFR F1/F2 yang dibakukan. |
Offshore Drilling (Pengeboran
lepas pantai) | Pengeboran yang dilakukan di
laut atau di danau besar. |
Oil Base Mud (Lumpur Dasar
Minyak) | Lumpur pengeoran dengan
padatan lempung yang teraduk di dalam minyak yang dicampur dengan 1
sampai dengan 5 persen air. |
Oil In Place (Minyak di
tempat) | jumlah minyak bumi yang
diperkirakan ada dalam reservoir dan belum pernah diproduksi. |
Onshore Drilling (Pengeboran
Darat) | Pengeboran yang dilakukan
didarat. |
OPEC(Organisation of Petroleum
Exporting Countries) | Organisasi eksportir minyak
yang didirikan tahun 1960, beranggotakan 10 negara, seperti; Algeria,
Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Qatar, Saudi Arabia, UAE,
Venezuela. |
Operating cost (biaya operasi) | Semua pengeluaran yang
langsung digunakan untuk memproduski barang, termasuk didalamnya, antara
lain biaya umum, biaya penjualan, biaya administrasi, dan bunga pinjaman. |
Ore mineral (mineral bijih) | Mineral yang mengandung logam
berharga |
Overburden (lapisan penutup) | Lapisan tanah atau batuan yang
berada di atas dan langsung menutupi lapisan bahan galian berharga
sehingga perlu disingkirkan terlebih dahulu sebelum dapat menggali bahan
galian tersebut. |
Packer (Penyekat) | Alat semacam sumbat yang dapat
mengembang untuk memisahkan ruangan annulus diantara rangkaian pipa dan
selubung. |
Palm oil | Minyak sawit adalah satu
bentuk dari minyak sayur yang diperoleh dari buah pohon kelapa sawit. Hal
dimaksud digunakan sebagai bahan baku yang ada dimana-mana. Minyak sawit
dan minyak biji sawit yang tersusun dari asam lemak, yang
diesterifikasikan denga |
Pan (dulang) | Alat prospeksi tradisional
untuk mencuci mineral berat rombakan seperti emas, kasiterit, dan intan |
Paraffin Base Crude Oil
(Minyak Bumi Parafinik) | Minyak bumi yang
hidrokarbonnya terdiri atas parafin. |
Paraffin Destilate (Sulingan
Parafin) | Sulingan minyak bumi yang
mengandung kristal lilin sebelum proses pengawalilinan yang menghasilkan
lilin parafin dan minyak parafin. |
Paraffin (Parafin) | Hidrokarbon jenuh dengan
rantai terbuka. |
Paraffin Wax (Lilin Parafin) | Lilin yang diperoleh antara
alin dari sulingan parafin dengan jalan pendinginan dan penyaringan
bertekanan, berupa massa yang berbentuk kristal, tidak berwarna, tidak
berbau, tidak berasa dan terdidi atas campuran hidrokarbon padat yang
sebagian besar termasuk dalam deret parafin. |
Pathfinder elements (unsur
pandu) | Unsur-unsur tertentu yang
dapat digunakan sebagai petunjuk mineralisasi. |
Pay Zone/ Sand ( Zona
Produktif) | Batuan reservoir yang
mengandung minyak dan gas bumi dalam jumlah yang dapat diproduksikan |
Penetration Rate (Laju pengeboran) | laju pengeboran yang
dinyatakan dalam ukuran meter per jam atau kaki per jam. |
Perforating Gun (Senapan
Pelubang) | Alat yang diturunkan ke dalam
lubang sumur untuk memicu peledak erdaya besar atau menembakkan peluru
baja menembus dinding pipa selubung dan semen ke dalam zona produktif,
sehingga fluida formasi keluar dari reservoir memasuki lubang sumur. |
Perlite (perlit) | Batuan beku kaca vulkanik
menyerupai komposisi andesit sampai riolit, mngandung air terikat 2- 5 %,
mengembang bila dipanaskan dengan cepat ke titik lelehnya |
Permeability (Permeabilitas) | Kemampuan batuan untuk
melewatkan fluida melalui saringan (pori-pori). |
Petrography (petrografi) | Pemerian bersistem dari batuan
dalam sayatan tipis |
Petroleoum Coke (Kokas Minyak
Bumi) | Padatan yang terjadi pada
proses perengkahan minyak bumi, terdiri atas hidrokarbon polisiklis
tinggi dengan kadar hidrogen yang sangat rendah. |
Petroleum | Petroleum berkenaan pada
beberapa zat dasar petroleum yang terdiri atas sebuah campuran yang rumit
dari hidrokarbon yang berasal dari minyak mentah yang proses pemisahannya
berjalan terus, konversinya, upgradingnya, dan finishingnya, termasuk
bahan bakar |
Petrology (petrologi) | Ilmu yang mempelajari batuan
secara bersistem, terutama mengenai mineralogi, tekstur dan struktur,
mula jadi, ubahan, hubungan terhadap batuan lain dan cara penggolongannya |
Plate tectonics (tektonik
lempeng) | Tektonik global didasarkan
pada model bumi yang dicirikan oleh sejumlah kecil lempeng-lempeng
setengah kaku yang mengapung pada lapisan mantel bumi yang kental;
masing-masing lempeng bergerak bebas dan salah satu menunjam sehingga
menimbulkan deformasi, kegiatan gunung api dan kegiatan seismik yang
terpusat di sepanjang pinggiran lempeng. |
Poise (poise) | Satuan viskositas yang
diidentifikasikan sebagai gaya tangensial per satuan luas (dynes/cm3)
yang diperlukan untuk mempertahankan perbedaan satu satuan kecepatan (1
cm/detik) antara dua bidang sejajar yang dipisahkan oleh fluida setebal 1
cm. |
Porosity (porositas) | Rongga pada batuan, biasanya
dinyatakan sebagai perbandingan antara volume rongga dan total volume
material |
Porosity (Porositas) | Perbandingan antara volume
sarangan (pori-pori) batuan dan volume batuan keseluruhan, dinyatakan
dalam persen. |
Pressure Maintenance
(Pemeliharaan tekanan) | penginjeksian gas atau air ke
dalam reservoir agar tekanan reservoir cukup tinggi mempertahankan
produksi minyak. |
Propane (Propana) | Hidrokarbon jenuh (alkana)
yang molekulnya terdiri atas 3 atom karbon dan delapan atom Hidrogen
(C3H8) yang terdapat dalam minyak bumi, gas bumi dan gas hasil
perengkahan di kilang. |
Proved Reserved (Cadangan
Terbukti) | Jumlah minyak dan gas yang
diperkirakan dapat diproduksi dari suatu reservoir yang ukurannya sudah
ditentukan dengan menyakinkan. |
Pyrolysis oil | Minyak pirolisis adalah sebuah
minyak bio yang diproduksi melalui pirolisis cepat dari biomasa.
Bentuknya adalah coklat tua, cairan yang aktif berisi energi yang banyak
yang mengandung biomasa orsinil, dengan sebuah nilai pemanasan kira-kira
setengah dari |
Quaicksand (pasir apung) | Pasir yang jenuh air, sehingga
mudah bergerak atau berpindah |
Quarry (kauri) | Sistem penambangan terbuka
khusus untuk bahan galian industri seperti penambangan batu gamping, batu
pualam., andesit, dan granit. |
Quartzite (kuarsit) | Batuan malihan berasal dari
batu pasir (sandstone) yang hampir seluruhnya terdiri dari kuarsa
dicirikan dengan pengerasan yang sempurna baik melaui sementasi silika
maupun melaui pengkristalan kembali (rekristalisasi) |
Quartz (kuarsa) | Mineral yang mempunyai rumus
kimia SiO2, dengan ciri-ciri antara lain kekerasan 7 pada skala Mohs,
berat jenis 2,65 dan warna dari putih sampai merah kecubung. |
Ramp (jalur angkut) | Lubang bukaan pada tambang
bawah tanah, benbentuk sprial yang menghubungkan beberapa daerah produksi
sebagai prasarna pengangkutan. |
Rapeseed | Minyak lobak (Brassica napus),
juga dikenal sebagai lobak, minyak lobak atau (sebuah keanekaragaman buatan
khusus) canola, adalah anggota tubuhnya berbunga kuning terang dari
keluarga Brassicaceae (mostar atau keluarga kubis). Minyak lobak adalah
bahan ba |
Ration (nisbah) | Perbandingan antara dua
besaran yang dapat dinyatakan dalam angka |
Reaction Chamber/ Ruang
Reaksi) | Bejana/ kolom tempat
berlangsungnya reaksi kimia. |
Reclamation (reklamasi) | Upaya mengembalikan fungsi
lingkungan hidup di bekas daerah pertambangan menjadi daerah yang berdaya
guna. |
Recovery ( Perolehan) | Jumlah volume Hidrokarbon yang
telah dihasilkan atau diperkirakan dapat dihasilkan dari suatu reservoir. |
Recycling (Gas) Injeksi Gas
ulang | Memompakan kembali gas yang
diproduksikan kedalam reservoir untuk meningkatkan perolehan minyak. |
Reduction (reduksi) | Kebalikan dari oksidasi dapat terjadi
karena menerima satu atau lebih elektron |
Refinery Gas (Kilang Gas) | Berbagai jenis gas yang
berasal dari penyulingan dan terkumpul didalam kilang. |
Refinery (Kilang) | Instalasi industri untuk
mengolah minyak bumi menjadi produk yang lebih berguna dan yang dapat
diperdagangkan. |
Refining Margin | The product value less the
feedstock and refining costs and value of any loss in the refining
process. |
Refining (Pengilangan) | Penguraian minyak bumi atas
komponen-komponen lewat penyulingan, perengkahan, peningkatan mutu dengan
bahan kimia, dan ekstraksi dengan zat pelarut untuk menghasilkan
prosuk-produk untuk dapat diperdagangkan. |
Reserch Octane Number (RON)
RON/MON (Motor Octane Number) (Angka Oktan Riset) | Angka yang menyatakan nilai
antiketuk bensin yang ditentukan menurut metode riset, merupakan petunjuk
mengenai kualitas anti ketuk bahan bakar kalau kendaraan digunakan dalam
kondisi operasi ringan dengan kecepatan rendah. |
Reserves (cadangan) | Volume cebakan bahan galian
yang mempunyai nilai ekonomis untuk ditambang |
Reserves (Cadangan) | Jumlah minyak atau gas bumi
yang ditemukan didalam batuan reservoir dan dapat diproduksi. |
Reservoir | Tempat terkumpul dan
terjebaknya minyak dan gas bumi secara alami dibawah tanah. |
Reservoir Pressure (Tekanan
Reservoir) | Tekanan yang mendorong fluida
ke lubang bor yang menembus reservoir minyak dan gas bumi. |
Reservoir Rock (Batuan
reservoir) | Batuan bawah tanah yang
berpori dan permeable yang dapat menyimpan minyak dan/ atau gas. |
Resin (resin) | Residu berwarna kuning transparan
hasil distilasi yang berasal dari getah pohon pinus/cemara merupakan
bahan utama pada vernis, tinta cetak |
Resources: Sumberdaya | Segala sesuatu yang dapat
dimanfaatkan bagi kehidupan manusia, sumber daya alam hayati, sumber daya
alam non hayati, dan sumber daya buatan. |
Rhyolite (riolit) | Batuan beku vulkanik asam
berbutir halus dan berwarna terang dengan komposisi granit. |
Rio Tinto Process (Proses Rio
Tinto) | Bijih tembaga sulfit dalam
jumlah yang sangat besar dibiarkan di udara bebas dan diperhujankan
sehingga terbentuk tembaga sulfat yang kemudian dicuci untuk diproses
lebih lanjut, proses ini dikembangkan pertama kali oleh perusahaan
tambang Rio Tinto. |
Rock (batuan) | Massa yang terdiri atas satu
mineral atau lebih yang membentuk bagian kerak bumi, baik dalam keadaan
terikat (massive) atau lepas (loose) |
Rosite (rosit) | Bahan keramik yang terdiri
atas kalsium dan aluminium silikat yang dicampur dengan bahan asbes;
dipergunakan untuk mencetak komponen-komponen listrik, tahan sampai 480oc |
Roundtrip (Cabut Masuk) | Mengeluarkan rangkaian pipa
bor atau pipa sembur dari lubang sumur dan kemudian memasukkannya lagi. |
Royalty (Royalti) | Bagian produksi atau
penghasilan yang menjadi hak pemberi izin pengusahaan minyak. |
RTFO | RTFO, atau Kewajiban Diperbarui
Bahan bakar Transpor, adalah satu kebijakan UK agar menempatkan satu
kewajiban atas pasokan bahan bakar untuk memastikan agar persentase yang
pasti dari jumlah penjualan yang dibuat untuk bahan bakar. Akibat karena
ini aka |
Ruby (rubi) | Varietas korundum yang
berwarna merah mengandung sejumlah kecil krom digunakan untuk batu
permata. |
SAE (Society of Automotive
Engineers) Number (Angka SAE) | Angka retensi dalam system
klasifikasi minyak lumas dinyatakan dalam angka SAE 5W, 10W, 20W, 30W,
40W dan seterusnya yang merupakan angka petunjuk bahwa angka yang lebih
tinggi berkorelasi dengan kekentalan yang lebih tinggi pada suhu retensi. |
Salt Dome (Kubah Garam) | Kubah yang terjadi karena
lapisan garam menekan lapisan sediment diatasnya. |
Sand Control (Pengendalian
Pasir) | Cara menghalangi masuknya
pasir dari reservoir ke dalam sumur bor supaya tidak terjadi penyumbatan
dan keausan peralatan produksi. |
Sand (pasir) | Pecahan batuan yang berukuran
antara kerikil dan lanau, atau 1/16 – 2 mm pada skala Wentworth-Udden |
Sapphire (nilam) | Batu mulia termasuk jenis
korundum pada umumnya berwarna biru |
Saturated Hydrocarbon
(Hidrokarbon Jenuh) | Senyawa karbon dan hydrogen
yang tidak mengandung ikatan rangkap. |
Scale Wax (Lilin Padat) | Lilin paraffin yang diperoleh
dengan jalan mengeluarkan sebagian besar minyak yang terkandung di
dalamnya lewat pemanasan perlahan-lahan agar minyak menetes keluar
sehingga lilin seakan-akan berkeringat. |
Second generation biofuels | Generasi Biofuel Kedua –
Meskipun definisi biofuel beragam, generasi biofuels kedua seringkali
dipertimbangkan betul-betul untuk menjadikan biofuel yang dibuat dari
biomasa atau bukan bahan baku yang dapat dimakan. |
Sedimentary Basin (Cekungan) | (lihat basin) |
Sediment (sedimen) | Material lepas yang terbawa
oleh air, angin, atau es, terendapkan di dasar laut, danau, sungai, atau
rawa. |
Separator (Pemisah Minyak Dan
Gas) | Bejana untuk memisahkan gas
dari cairan yang keluar dari sumur dengan menurunkan tekanan secara
bertahap untuk memperkecil hilangnya komponen minyak yang bertitik didih
rendah. |
Sericite (serisit) | Jenis mika berkomposisi
muskovit berwarna putih atau tak berwarna, berbutir halus dalam bentuk
serpih-serpih kecil, berkilap seperti sutra, umunya terdapat dalam batuan
ubahan atau malihan. |
Service Well (Sumur Penunjang) | Sumur yang dicadangkan untuk
injeksi gas, air, uap atau udara untuk penyediaan air injeksi, observasi,
dan pembuangan air asin. |
Sesar (fault) | Pergeseran satu atau lebih
lapisan batuan disebabkan gaya telan yang sangat besar |
Shut Down (Henti Sela) | pekerjaan yang terhenti untuk
sementara. |
Shut In (Tutup Sumur) | Penutupan katup pada sumur
sehingga sumur terhenti berproduksi. |
Silt (lanau) | Pecahan batuan yang berukuran
antara pasir dan lempung atau 1/256 – 1/16 mm pada skala Wentworth-Udden. |
Skarn (skarn) | Batuan yang berasal dari
proses metamorfisme atau metasomatisme sentuh berkomposisi hampir
seluruhnya silikat yang mengandung kapur dan berasal dari batu gamping |
Slack Wax (Lilin Lunak) | Lilin yang masih banyak
mengandung minyak yang diperoleh dengan cara penyaringan bertekanan dari
destilat parafinik atau destilat lain yang banyak mengandung lilin. |
Slag (terak) | Kumpulan lelehan yang terpisah
pada peleburan atau pemurnian logam yang terapung di atas permukaan logam
cair, terbentuk dari campuran bahan imbuh, pengoto bijih/logam, abu
bakar, dan bahan pelapis tanur, dapat di manfaatkan sebagai pengeras
jalan, bahan semen, pupuk, dll |
Solvent (Pelarut) | Cairan yang mampu menyerap
atau melarutkan zat cair, gas atau benda padat dan membentuk campuran
padat. |
Source Rock (Batuan Induk) | Batuan tempat asal
terbentuknya minyk dan gas bumi. |
Sour Crudes (Minyak Kadar
Sulfur Tinggi) | Minyak bumi dengan kadar
belerang tinggi, contoh; Iranian Light, Iranian Heavy, Saudi Light |
Sour Gas (Gas Kecut) | Gas bumi dengan kadar hidrogen
sulfida dan senyawaan belerang lainnya. |
Specific Gravity (Berat jenis) | Perbandingan berat suatu zat
terhadap berat zat baku pada volume dan suhu yang sama. Untuk zat cair
dan zat padat, zat baku adalah air, sedangkan zat standar untuk gas
dipakai hidrogen atau udara. |
Spot Price (Harga Spot) | Harga untuk komoditas produk
(minyak dan produk minyak) pada pasar komoditas. Lihat juga futures. |
Stripping ratio (nisbah
pengupasan) | Perbandingan antara jumlah
volume lapisan penutup yang perlu disingkirkan ( dalam meter kubik) dan
atau ton bahan galian yang ditambang. |
Surface mine (tambang terbuka) | Metode penambangan yang
kegiatannya dilakukan pada tempat terbuka ( langsung berhubungan dengan
udara luar). |
Sweet Crudes (Minyak kadar
sulfur rendah) | Minyak bumi yang kadar
belerangnya rendah. Contoh; Beryl, Brega, Ekofisk, Forties |
Switchgrass | Switchgrass adalah alang-alang
yang berasal dari Amerika dan dikenal karena daya tahann dan
pertumbuhannya yang cepat. Hal itu seringkali disebutkan sebagai suatu
yang berlimpah yang kemungkinan besar untuk bahan baku etanol generasi
kedua. |
Syngas | Syngas adalah sebuah bauran
dari karbon monoksid (CO) dan hidrogen (H2) yang diproduksi dari
gasifikasi temperatur yang tinggi untuk bahan organik sebagaimana biomasa.
Menyusuli pembersihan untuk mengeluarkan banyaknya kotoran seperti
kotoran yang padat, |
Synthetic Crude (Minyak Bumi
Sintetik) | Keseluruhan cairan campuran
hidrokarbon multikomponen yang dihasilkan dari proses perubahan kimia
atau fisika bahan baku bukan minyak bumi, seperti batubara, serpih
minyak, dan pasir ter. |
Tailing (ampas) | Bagian dari hasil proses
pengolahan bahan galian yang tidak dikehendaki karena sudah tidak
mengandung mineral berharga lagi |
Talc (talek) | Batuan masif yang komponen
utamanya talek, terasa seperti lemak atau sabun bila diraba. |
Tallow | Tallow adalah nama lain bagi
lemak binatang, yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk
menghasilkan biodisel. |
Tantalum (tantalum) | Unsur logam langka dari
keluarga Vanadium, dengan nomor atom 73, lambang kimia Ta, dan berat atom
180,9479, berwarna kelabu mirip platina. |
Tectonic (tektonik) | Istilah yang digunakan dalam
hubungannya dengan gejala deformasi kerak bumi |
TEL (Tetra Ethyl Lead) Timbel
Tetra Etil (TTE) | Senyawa timbel yang rumus
kimianya Pb(C2H5) 4; yang bila ditambahkan dalam proporsi yang kecil
dalam bensin akan meningkatkan mutu antiketuknya. |
Test pit (sumur uji) | Sumur yang dibuat untuk
mendapatkan percontoh, umumnya berukuran 1 x 2 meter dengan kedalaman
tergantung dari letak endapan bahan galian dan kemantapan formasi batuan
dinding. |
Thermal Cracking (Perekahan
Termal) | Proses perekahan dengan
menggunakan suhu dan tekanan tinggi tanpa katalis. |
Thermal Reforming (Reformasi
Termal) | Proses tanpa katalis yang
memakai panas untuk menghasilkan perubahan struktur molekul sehingga
nafta beroktan rendah menjadi bensin bermutu antiketuk tinggi. |
Throughtput (Laju Muat) | Volume bahan yang masuk ke
dalam suatu peralatan dalam jangka waktu tertentu. |
TNT (tri nitro toluen) | Suatu jenis bahan kimia yang
mudah meledak |
Toe/MToe | Tonnes of oil
equivalent/Million tonnes of oil equivalent. |
Toseki (Toseki) | Jenis batuan hasil proses
ubahan hidrothermal dari batuan riolit, perlit, dan batuan induk lainnya,
berkomposisi mika, kaolinit, kuarsa dan feldspar dapat digunakan sebagai
bahan baku tunggal untuk barang keramik jenis porselen |
Transesterification | Transesterfication – nama
biodisel yang telah diberikan kepada minyak sayuran yang telah di
transesterifikasikan untuk digambarkan pemakaiannya sebagai bahan bakar
disel. Proses tranesterifikasi meliputi perbauran pada temperatur ruang
metanol (50% lebih) |
Trap (Jebakan) | Struktur geologi tempat minyak
dan atau gas bumi berkumpul secara alami. |
Trass (tras) | Tuf gunung api, berwarna
cerah, dengan komposisi seperti pozolan, dapat digunakan sebagai bahan
campuran untuk pembuatan semen pozolan. |
Trench (parit uji) | Parit yang dibuat untuk
mendapatkan percontoh dalam jumkah besar. |
Tubing Job (Cabut-Masuk Pipa
Sembur) | Pencabutan rangkaian pipa
sembur sumur atau peasukkannya ke dalam sumur. |
Tubing (Pipa Sembur) | Rangkaian pipa baja yang
digantungkan pada ujung atas rangkaian pipa selubung dan berfungsi
sebagai pelindung rangkaian pipa pipa produksi atau dapat berfungsi
sebagai rangkaian pipa produksi. |
Tunnel (terowongan) | Lubang bukaan mendatar atau
hamper mendatar yang menembus kedua lereng bukit |
Turbo Drill (Turbo Bor) | sistem pengeboran dengan
bagian pahat saja yang berputar, alat turbo dipasang diatas pahat dan
digerakkan oleh tekanan lumpur. |
Ultimate analysis (Analisis
unsur) | Analisis kandungan unsur-unsur
C, H, O, N dan S pada batu bara atau bahan baker lainnya. |
Unconformity (Ketakselarasan) | Ketidaksenambungan pengendapan
antara lapisan batuan yang berurutan, dalam hubungannya dengan
kesenjangan dalam urutan stratigrafi. |
Under flow (aliran bawah) | Aliran/pengeluaran produk
suatu proses konsentrasi dari bagian bawah alat tersebut. |
Underground mine (tambang
bawah tanah) | Metode penambangan yang
kegiatannya dilakukan di bawah tanah (tidak langsung berhubungan dengan
udara luar) dengan cara terlebih dahulu membuat jalan masuk berupa
sumuran (shaft) atau terowongan buntu (adit) |
Unsaturated Hydrocorbon
(Hidrokarbon Tak Jenuh) | Senyawaan antara karbon dan
hydrogen yang mengandung satu pasang ataon karbon atau lebih dengan
ikatan rangkap dua atau tiga. |
Upstream Activity (Kegiatan
Hilir) | Kegiatan hilir yang meliputi
eksplorasi, produksi dan kilang minyak. |
Vanadium (vanadium) | Logam keras untuk paduan baja,
berat atom 50,94 dan nomor atom 23 dari sistem periodik unsur. |
Vapour Recovery Unit (Unit
Pemulihan Cairan) | Jaringan pipa dengan manipol
yang didinginkan untuk mengembalikan uap yang dikumpulkan dari tangki
timbun menjadi cairan. |
Vein (Urat) | Endapan bahan galian berbentuk
tabular atau lembaran dengan posisi miring hampir tegak yang mengisi
rekahan atau kekar pada batuan. |
Viscocity index (indeks
Viskositas) indek kekentalan | Angka yang menunjukkan
pengaruh perubahan suhu terhadap viskositas yang ditentukan secara
empiris, indeks viskositas yang tinggi menunjukan perubahan viskositas
yang relative kecil dibandingkan dengan perubahan suhu. |
Viscocity (Viskositas)
kekentalan | Tahanan fluida terhadap
pengaliran yang umumnya dinyatakan dalam ukuran waktu yang diperlukan
untuk mengalirkan cairan melalui lubang dengan ukuran tertentu. |
VLCC (Very Large Crude
Carrier) (Kapal Tangki Raksasa) | Kapal tangki dengan bobot mati
diatas 200.000 ton Yang digunakan untuk mengangkut minyak bumi dari
sumbernya ke fasilitas penimbunan transit atau langsung ke kilang minyak. |
VOC | VOC, atau senyawa organik yang
mudah menguap, adalah polusi udara yang didapatkan di antara alat
pembuangan mesin. Bioetanol membantu mengurangi emisi VOC. |
Volcanic rock (batuan
volcanic) | Batuan yang berasal dari
kegiatan gunung berapi |
Wad (Wad) | Campuran dari beberapa oksida
mangan hidrat, lunak seperti tanah, berwarna coklat tua atau hitam,
umumnya morf, |
Waste (limbah) | Zat padat, cair, atau gas yang
dibuang, diemisi atau diendapkan pada lingkungan hidup dalam jumlah
tertentu yang dpat menyebabkan perubahan kualitas lingkungan hidup. |
Water Drive (Dorongan air) | Mekanisme produksi yang paling
efisien yang menggunakan tekanan air didalam reservoir untuk mendorong
minyak dan gas ke dalam lubang sumur. |
Wax Fractionation (Fraksionasi
lilin) | Proses bersinambungan untuk menghasilkan
beberapa jenis lilin berkadar minyak rendah dari kondensat lilin dengan
menggunakan pelarut dalam volume besar pada suhu yang berkisar dari 5 F
sampai 60 F. |
Weathering (lapuk) | Keadaan suatu zat yang telah
mengalami perubahan secara kimuia, mekanika dan atau fisika karena
pengaruh atmosfer |
Wellbore (lubang sumur) | (lihat ; bore hole, well) |
Well Completion (Penyelesaian
Sumur) | Pemasangan peralatan yang
diperlukan untuk membuat sumur siap produksi. |
Wellhead (Kepala Sumur) | Peralatan untuk mengontrol
sumur yang terdiri atas kepala pipa selubung, kepala pipa sembur, dan
silang sembur. |
Well Log (Rekaman Sumur) | Catatan yang mencakup semua
data yang dikumpulkan selama pengeboran sebuah sumur; doperlukan untuk
mendapatkan gambaran yang terperinci mengenai strata bawah permukaan. |
Well Perforating (Perforasi
Sumur) | Proses melubangi pipa selubung
(tubing) untuk tujuan produksi, pengujian, atau peretakan. |
Well Stimulation (Perangsangan
sumur) | Operasi yang dilakukan untuk
meningkatkan produksi sumur. |
Wet Gas (gas basah) | Gas bumi yang
mengandunghidrokarbon yang lebih berat dalam jumalah yang cukup banyak
dan mudah dipisahkan dalam bentuk cairan. |
Wet mill | Penggilingan basah adalah satu
kemudahan produksi etanol yang ada diantaranya jagung adalah yang pertama
direndam dalam air sebelum diproses. Di samping bioetanol, penggilingan
basah mempunyai kemampuan untuk memproduksi hasil tambahan seperti kanji,
zat |
Wild Cat (Sumur Taruhan) | Sumur eksplorasi yang dibor di
daerah yang masih perawan yang berdasarkan pertimbangan geologis
diharapkan mempunyai akumulasi hidrokarbon. |
Wild Oil (Minyak Liar) | Minyak bumi yang pada tekanan
rendah atau permukaan mengeluarkan banyak gas. |
Work Over (Kerja ulang) | Operasi pada sumur produksi
untuk tujuan perbaikan atau peningkatan produksi misalnya dengan jalan
pendalaman, penyumbatan kembali, pencabutan dan pemasangan kembali pipa
saringan, penyemenan tekan, penembakan dan pengasaman. |
Xantal (xantal) | Paduan tembaga dengan kompossi
81-90% |
Xenon (xenon) | Unsur kimia berupa gas mulia,
tidak berbau, tidak berwarna, tidak dapat terbakar, terdapat dalam jumlah
kecil di udara. |
Xylene (Xilena) | Zat cair tanpa warna dari
kelompok aromatik dengan rumus kimia C6H4(CH3) 2 dibentuk melalui proses
katalitik dari fraksi minyak naftenik. Umumnya sebagai bahan bakar
beroktan tinggi pada motor, pesawat terbang, pelarut, dan bahan baku
industri kimia. |
Yeast | Ragi adalah beberapa macam di
antara sel-tunggal jamur yang karbohidratnya mampu untuk difermentasi.
Bioetanol yang dihasilkan melalui gula yang difermentasi dengan ragi. |
Yield (Perolehan) | Produk yang didapat dalam
sebuah proses tertentu, yang dinyatakan dalam persentase dari umpan. |
Yield Point (Titik Alir) | Tekanan yang diperlukan untuk
mengatasi tahan fluida yang statis untuk dapat mulai mengalir. |
Young modulus (modulus young) | Perbandingan antara tegangan
aksial dengan regangan aksial. |
Zapla (zapla) | Bijih hematit yang mengandung
48% Fe |
Zimal (zimal) | Paduan seng dengan komposisi 4
% Al, 3% Cu, 0,15% Mn, 0,01% Cd |
Zircon (zircon) | Mineral silikat dengan rumus
kimia Zr Si04 yang merupakan sumber utama logam jarang zirconium,
terakumulasi sebagai endapan pasir pantai, digunakan sebagai pasir cetak,
batu permata, batu tahan api, keramik, dan paduan logam. |
Zorite (zorit) | Paduan yang bersifat tahan
terhadap suhu tinggi dan berkomposisi 35% |