• Sat. Jan 10th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    klasifikasi dan arti kode pada ban sepeda motor

    May 1, 2021
    Klasifikasi ban

    Klasifikasi ban menurut caranya menyimpan udara : ban dengan ban dalam (Tube Type) dan ban tanpa ban dalam (Tubeless).

    1. Ban Dengan Ban Dalam (Tube Type)

    Di dalamnya terdapat ban dalam untuk menampung udara yang dipompakan ke dalam ban. Katup atau pentil (air valve) yang menonjol keluar melalui lubang pelek menjadi satu dengan ban dalam (diistilahkan sebagai tube valve).

    2. Ban Tubeless

    Ban Tubeless tidak menggunakan ban dalam. Tekanan udara hanya ditahan oleh lapisan dalam ban, yaitu lapisan karet yang kedap udara. Karena ban tubeless tidak menggunakan ban dalam, maka pentil (air valve) langsung dipasang pada pelek (diistilahkan sebagai rim valve).

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/76-300x114.png

     Gambar. Ban Tubeless

    Ban tubeless mempunyai tanda “TUBELESS” pada sisi samping ban (lihat gambar di bawah). Pelek ban tubeless mempunyai tanda  “TUBELESS  TYRE  APPLICABLE”.  Tiap  katup  pelek  (rim valve) mempunyai tanda (snap-in valve : TR412 atau TR413). Konstruksi katup, ban dan pelek tubeless berbeda dengan tube type. Penggantian rim valve dilakukan jika berlobang atau dindingnya rusak.

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/77-300x107.png

    Gambar. Tanda Tubeless Pada Ban dan Pelek

    Keuntungan Ban Tubeless :

    • Bila ban tertusuk paku atau benda tajam lainnya, ban tidak menjadi kempes sekaligus karena lapisan dalamnya menghasilkan efek merapatkan sendiri. Sekalipun tertusuknya pada saat kendaraan berjalan, biasanya tekanan udaranya tidak turun tiba-tiba sehingga pengemudi tidak kehilangan kontrol

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/78-300x227.jpg

    Gambar. Keuntungan Ban Tubeless dibanding Tube Type

    • Karena udara dalam ban berhubungan langsung dengan rim, transfer radiasi panas akan lebih baik, juga dengan dihilangkannya ban dalam, ban menjadi lebih

    BACA JUGA: komponen penggerak roda sepeda motor

    Kode Ban

    Kode ban sepeda motor dituliskan pada bagian sidewall dengan huruf dan angka. Berikut ini merupakan contoh penulisan kode ban dan cara pembacaannya.

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/79-300x186.png

    Gambar. Contoh Kode Ban

    Penyimpanan Ban
    • Ban yang belum digunakan harus dilakukan secara tegak dengan memberikan penahan (spacer) berupa kertas/karet di bagian beads. Penyimpanan ban tanpa memberikan penahan pada beads akan menyebabkan jarak beads lebih kecil daripada lebar pelek, sehingga pemasangan ban menjadi lebih

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/80-300x106.png

    Gambar. Penyimpanan Ban

    • Apabila menyimpan roda/ban yang akan dipakai lagi, isilah ban dengan tekanan udara sampai ½ tekanan yang diijinkan. Pastikan katup terpasang dengan Jangan menyimpan ban/rim pada daerah-daerah berikut ini :
      • Pada tempat-tempat terjadinya ozon (dekat motor, battery charger)
      • Daerah panas (dekat heater, steam pipe)
      • Dimana oli/gemuk disimpan
      • Terkena sinar matahari langsung
      • Daerah yang lembab
    Kerusakan Ban

    1. Keausan ban

    Keausan ban dapat dilihat dengan melihat indikator keausan ban pada tread. Apabila keausan tread mencapai indikator, hal ini menunjukkan batas keausan ban dan saatnya ban harus diganti.

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/81-300x224.png

    Gambar. Pemeriksaan Keausan Ban

    2. Kerusakan luar ban

    Kerusakan luar dari ban merupakan kerusakan yang dapat diamati secara visual.

    (1) Rib Tear

    Ada bagian alur Rib yang robek dan terlepas dari telapak ban. Rib tear disebabkan posisi telapak ban tidak menapak ke permukaan jalan dengan sempurna, sehingga konsentrasi berat hanya bertumpu pada sebagian kecil telapak. Karena beban tidak sesuai dengan kekuatan bagian ban yang memikul, maka terjadi kerusakan.

    (2) Separation

    Pada bagian luar ban terjadi benjolan (bagian yang menggelembung) terutama pada shoulder, atau pada sidewall. Ini disebabkan terlepasnya ikatan ply-cord dari karet ban yang disebabkan beban berat, tekanan angin kurang dan kecepatan tinggi.

    (3) B.U

    Terputusnya ply-cord pada sidewall, kerusakan dapat dilihat dari sisi dalam ban. Penyebab kerusakan ini adalah tekanan ban sangat kurang, sehingga terjadi defleksi (pergerakan) yang besar pada sidewall. Gaya regang tarik yang berulang- ulang menyebabkan ply-cord putus.

    https://mediasharingku.my.id/wp-content/uploads/2020/06/82-300x119.jpg

    Gambar. Rib Tear, Separation & CBU

    BACA JUGA: komponen penggerak roda sepeda motor

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *