Fungsi cylinder bore gauge adalah untuk mengukur diameter silinder pada beberapa titik secara akurat dengan menggunakan bantuan micrometer dan jangka sorong.
a. Dial Gaugeb. Grib / tangkai gaugec. Dial gauge securing position
d. Replacement rod / anvil
e. Replacement washer
f. Measuring point
Komponen Bantuan :
1. Jangka sorong
2. Micrometer
Cara menggunakan cylinder bore gauge :
1. Pasang dial gauge ke tangkainya, sebelum mengencangkan dial gauge pada tangkainya pastikan bahwa jarum panjang dial gauge berada di nol dan jarum pendek berada di angka 1 atau satu kali putaran, setelah selesai kencangkan pengunci dial gauge.
2. Ukur blok cylinder menggunakan jangka sorong dengan pengukur bagian dalam
Setelah diukur bacalah skala utama jangka sorong yg sejajar dengan angka nol skala geser dengan hasil misalnya 75 mm dan angka koma dibelakang skala utamanya kita menggunakan cylinder bore gauge untuk menemukan hasil yang akurat.
3. Siapkan micrometer skala 75-100 mm (karena hasil pengukuran jangka sorong tadi 75 mm maka spek micrometer yang digunakan 75 mm keatas) yang telah dikalibrasi, sebelumnya letakkan atau jepit micrometer pada ragum agar tidak goyang dan putar micrometer ke skala 75 mm dan kunci.
4. Siapkan replacement rod dan washer dengan ukuran 75 mm kemudian pasangkan ke tangkainya dan kunci menggunakan securing.
Kemudian sisipkan cylinder bore gauge ke micrometer seperti pada gambar dibawah
Sehingga jarum penunjung panjang pada dial gauge bergerak dari angka nol sesudah bergerak maka putar kembali angkanya ke nol tepat diujung jarum panjang, cylinder bore gauge siap digunakan.
5. Masukkan cylinder bore gauge kedalam blok cylinder( masukkan secara miring atau replacement rod posisi kebawah agar measuring point dapat masuk)
Sesudah masuk, goyangkan cylinder bore gauge ke kiri dan kanan sambil memperhatikan pointer atau jarum penunjuk, saat jarum penunjuk berada di skala maksimal maka catatlah hasilnya misalnya 3 maka dikalikan dengan ketelitian dial gauge seperti pada gambar diatas menunjukkan 0.01 maka 3×0.01 = 0.03 kemudian tambahkan dengan hasil alat ukur jangka sorong tadi yg menunjukkan 75 mm berarti tingkat keausan blok cylinder adalah 75 x 0.03 = 75.03 mm.
