Ada 3 macam kondisi timing injection :
- Injection timing normal ( firing point correct )
- Injection timing cepat ( firing point too early )
- Injection timing lambat ( firing point too late )
1. Injection timing normal

Timing normal adalah langkah penyemprotan bahan bakar mulai 220 sebelum TMA dilihat pada roda gila dan diukur dengan menggunakan alat pengukur tekanan pembakaran
Timing normal mempunyai pengaruh terhadap SPD sebagai berikut :
- Pengaruh terhadap mesin akan mengakibatkan umur mesin bertambah panjang, daya besar dan tahan lama getaran mesin berkurang, suara mesin terasa halus, suhu normal.
- Pengaruh terhadap bahan bakar akan mencapai effisiensi yang tinggi
- Pengaruh terhadap pendinginan temperature konstan dan penghematan pemakaian air jacket termasuk bahan bakar kimia untuk campuran. Material tidak cepat rusak
- Pengaruh terhadap pelumas temperature normal, sehingga dapat mempertahankan viscositas yang baik dan kualitas dari oil yang berakibat material tidak cepat rusak
- Pengaruh terhadap daya mesin adalah daya mampu mesin akan bertahan baik dan normal karena temperature dan tekanan pada sistim akan selalu normal dan stabil
- Pengaruh terhadap pemeliharaan mesin diesel dapat menghemat biaya pemeliharaan karena mesin jarang mengalami gangguan yang berarti sehingga jadual pemeliharaan rutin dapat dipenuhi
- Pengaruh terhadap keandalan mesin dalam memproduksi Kwh secara terus menerus
- Pengaruh terhadap tenaga manusia otomatis akan menghemat upah tenaga kerja karena waktu yang dijadualkan akan sesuai dengan realisasi
2. Injection timing cepat
Yang dimaksud timing cepat adalah proses penyalaan pembakaran diruang bakar lebih besar dari 220 sebelum TMA sehingga mengaki-batkan pembakaran lebih cepat dari waktu yang ditentukan
BACA JUGA: pembakaran dan urutan penyalaan motor diesel
Pengaruh timing cepat terhadap SPD :
- Pengaruh terhadap unjuk kerja mesin daya lebih besar, getaran mesin bertambah besar, suara mesin terasa agak keras, suhu operasi mesin masih batas normal
- Pengaruh terhadap bahan bakar masih dalam batas normal
- Pengaruh terhadap pendinginan masih dalam batas normal dan pemakaian air pendingin beserta bahan kimia masih hemat
- Pengaruh terhadap pelumasan masih normal baik tekanan maupun viscositasnya yang berakibat pemakaian spare part hemat
- Pengaruh terhadap pemeliharaan mesin diesel dapat menghemat biaya pemeliharaan karena mesin jarang terjadi gangguan yang berarti sehingga jadual pemeliharaan rutin dapat terpenuhi
- Pengaruh terhadap keandalan mesin dalam memproduksi Kwh dapat berjalan lancar dan terus menerus
- Pengaruh terhadap tenaga manusia secara otomatis menghemat biaya tenaga kerja karena penghematan waktu pemeliharaan.
3. Injection timing lambat

Yang dimaksud timing lambat adalah proses penyalaan pembaka-ran diruang bakar lebih kecil dari 220 sebelum TMA
Pengaruh timing pembakaran lambat terhadap SPD :
- Pengaruh terhadap unjuk kerja mesin diesel daya mesin menurun, getaran halus, suhu operasi mesin tidak normal
- Pengaruh terhadap bahan bakar akan menjadi boros dan tidak normal
- Pengaruh terhadap pendinginan, temperatur tinggi, sehingga pemakaian air dan bahan kimia akan meningkat
- Pengaruh terhadap pelumas kurang normal karena temperatur bertambah panas sehingga akan berpengaruh tekanan rendah, viscositas menurun sehingga keandalan mesin berkurang
- Pengaruh terhadap pemeliharaan mesin diesel dapat berpengaruh pada biaya pemeliharaan meningkat, kemungkinan ruang bakar akan lebih cepat kotor karena kerak
- Pengaruh terhadap keandalan mesin dalam berproduksi Kwh nya akan terganggu karena daya mesin menurun
- Pengaruh terhadap tenaga manusia akan sedikit boros karena perlu pemeliharaan meningkat
BACA JUGA: pembakaran dan urutan penyalaan motor diesel

