• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    Macam – macam konstruksi pompa bensin

    Jan 14, 2021
    Pompa bensin mekanis

    Pompa digerakkan oleh putaran motor ( contoh : eksenter poros kam mendorong tuas penggerak )

    Pompa bensin listrik
    • Pompa digerakkan motor
    • Biasannya pompa bensin diletakkan dekat atau di dalam tangki bahan bakar
    • Memindahkan bensin dari tempat rendah ( tanki ) ketempat yang tinggi ( karburator )
    • Mengatur tekanan bensin agar tetap konstan

    Cara Kerja Pompa Bensin Mekanis : Langkah Isap

    Poros eksentris mendorong tuas bagian kiri ke atas, tuas bagian kanan ke bawah menarik batang penarik dan membran. Ruang di atas membran meluas katup masuk tertarik membuka bensin masuk ke ruang pompa.

    Membran tertarik ke bawah oleh tuas pompa akibat gerakan eksenter.

    Akibatnya ruang di atas membran membesar, katup isap membuka bensin terisap ke ruang kerja.

    Cara Kerja : Langkah Tekan
    • Poros eksentris melepas tuas pompa
    • Membran tertekan oleh pegas, bukan oleh tuas pompa
    • Katup tekan membuka, bensin tertekan ke karburator
    Catatan :

    Kekuatan pegas tekan menentukan pemompaan.

    Cara Kerja : Pengatur hasil pemompaan
    • Hasil pemompaan harus diatur sesuai dengan pemakaian untuk mencegah banjir pada karburator
    • Jika katup pelampung tetutup, membran akan diam pada posisi terendah karena tekanan pemompaan tidak mampu membuka katup pelampung  tidak terjadi pemompaan bensin
    • Tuas pengerak bergerak bebas dalam celah batang penarik
    Data – Data Pompa
    • Vakum ( penghisapan ) : Minimal – 10 Kpa ( -0,1 bar )
    • Tekanan pemompaan : 20  30 Kpa ( 0,2 – 0,3 bar )
    • Hasil pemompaan : minimal 0,5 liter/menit pada 1000 Rpm
    Gangguan – gangguan pada pompa bensin
    1. Kebocoran :
      • Membran pecah / robek / rusak.
      • Tutup pompa pakingnya rusak atau bengkok
    2. Vakum ( pengisapan ) kurang :
      • Katup tekan tidak rapat
      • Ruang isap bocor ( misal = tutup pompa bengkok )
    3. Tekanan pemompaan kurang :
      • Katup isap bocor
      • Katup pengembali bocor ( bila ada katup pengembali )
    4. Tekanan pemompaan terlalu tinggi :
      • Tebal paking flens pompa kurang / isolator tak terpasang
    5. Hasil pemompaan kurang :
      • Pompa tersumbat
      • Keausaan / kerusakan pada penggerak pompa
      • Katup – katup bocor

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *