• Fri. Jan 9th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    macam macam sistem pelumasan kendaraan

    May 22, 2021

    Pelumasan adalah suatu sistem atau rangkaian pada kendaraan di mana pelumas ditampung, disedot, disaring, kemudian didistribusikan secara menyeluruh ke setiap bagian mesin. Media pelumas yang digunakan pada sistem ini adalah oli yang mampu masuk hingga ke celah mesin.

    Fungsi Pelumasan

    C:\Users\danie\OneDrive\Desktop\Capture.PNG

    C:\Users\danie\OneDrive\Desktop\Capture.PNG

    BACA JUGA : Langkah tes tekanan kompresi motor bakar

    Macam- macam Sistem Pelumasan

    Pelumasan Campur

    Digunakan pada kebanyakan mesin stasioner 2 Tak yang kecil dan sepeda motor seperti : Vespa, Yamaha, Suzuki.

    Sifat-sifat yang menonjol

      • Selalu menggunakan oli baru, karena oli yang tercampur bensin ikut terbakar dan habis.
      • Timbul polusi dari gas buang
      • Pemakaian oli boros
      • Kandungan oli 2 ÷ 4 % dari bensin ( menurut spesifikasi pabrik )
      • Pelumasan campur digunakan hanya untuk motor 2 Tak.
    Pelumasan Tekan

    Keterangan Gambar :

    1. Karter
    2. Saringan pompa
    3. Pompa oli
    4. Katup pelepas
    5. Saringan halus
    6. Katup by-pass
    7. Sakelar tekan
    8. pemakai
    Sifat yang menonjol
      • Digunakan pada motor Otto (bensin) dan Diesel 4 tak dan Diesel 2 Tak
      • Oli perlu diganti pada kurun waktu tertentu
      • Pelumasan kontinyu, teratur dan merata

    Misal : Motor Otto (bensin), oli diganti setiap 10.000 Km Motor Diesel , oli diganti setiap 5.000 Km

    OLI MESIN/MOTOR

    Di pasaran banyak oli motor yang ditawarkan pabrik. Bagaimana menentukan oli yang sesuai untuk kebutuhan motor / engine ? Hal iItu dapat ditentukan melalui spesifikasi oli yang dapat dibaca pada tulisan yang menempel pada kaleng oli.

    Spesifikasi Kekentalan (viskositas)

    Spesifikasi ini mengikuti standar SAE (Society of Automotive Engineering )

    C:\Users\danie\OneDrive\Desktop\Capture.PNG

    Motor (engine) biasanya menggunakan oli SAE 40

    a). Oli “multigrade”

    Oli “multigrade” adalah oli yang telah diberi bahan aditif yang dapat meningkatkan kemampuan oli untuk tidak cepat encer bila suhunya naik dan tidak cepat beku pada temperatur rendah.

    C:\Users\danie\OneDrive\Desktop\Capture.PNG

    Penggunaan oli “multigrade” tidak lebih menguntungkan pada hawa yang perubahannya tidak banyak / merata seperti di Indonesia.

    Spesifikasi Kualitas

    Spesifikasi ini mengikuti standar API (American Petrolium Institute).

    C:\Users\danie\OneDrive\Desktop\Capture.PNG

    Oli yang biasa digunakan pada motor (Engine) :

    Motor Otto (bensin) menggunakan oli dengan kualitas SC,SE Motor Diesel menggunakan oli dengan kualitas CC, CD

    Contoh : oli Pertamina yang dapat memenuhi semua kebutuhan normal untuk motor bensin dan motor Diesel adalah Mesran B40 (SAE 40, API SE/ CC)

    Interval penggantian oli motor

    Motor bensin, oli diganti setiap 10‟000 km

    Motor Diesel, oli diganti setiap 5‟000 km (lebih cepat kotor)

    BACA JUGA : Langkah tes tekanan kompresi motor bakar

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *