BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Ketahanan
Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamika, yaitu suatu bangsayang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan Nasional dalam menghadapai dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, indentitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
BACA JUGA: resume geopolitik nasional dan pengertian
Ketahanan Negara Juga diartikan sebagai kondis yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjaan dengan sukses. Oleh karenaitu diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa indonesia.
2.2 Pokok-Pokok Pikiran Dasar Ketahanan Nasional
Hakikat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan Nasional, untuk dapat enjain kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional. Sedangkan hakikat konsepsi ketahanan nasional indonesia adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek ketahanan nasional. Keuletan dan ketangguhan untuk mengembangkan kekuatan nasiona yang disebut ketahanan nasional itu didasari pada pokok-pokok pokoran berikut :
- Manusia berbudaya
Sebagai salah satu makhluk tuhan, manusia dikatakan sebagai makhluk yang sempurna karena memiliki naluri,kemampuan berpikir, akal dan berbagai keterampilan. Manusia senantiasaa berjuang dan mempertahankan estitensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya serta berupaya memenuhi kebutuhan materil maupun spiritual. Karena itu manusia berbudaya akan selalu meggadakan hubungan :
- Dengan Tuhan, Disebut Agama.
- Dengan cita-cita, disebut Ideologi.
- Dengan kekuatan/kekuasaan, disebut politik.
- Dengan pemenuhan kebutuhan, disebut Ekonomi.
- Dengan manusia, desebut sosial.
- Dengan pemanfaatan alam, disebut ilmu pengetahuan teknologi
- Dengan rasa aman, disebut pertahanan dan keamanan.
- Tujuan Nasional, Falsafah dan Ideologi
Tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam Ketahanan Nasional karena suatu organisasi, apa pun bentuknya, akan selau berhadapan dengan masalah-masalah internal dan eksternal dalam proses mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Demikian pula hal nya dengan negara dalam mencapai tujuannya. Karena itu,perlu ada kesiapan untuk menghadapi masalah-masalah tersebut.
Falsafah dan ideologi juga menjadi pokok pikiran. Hal ini tampak dari makna falsafah dalam pembukaan UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut:
- Alenia pertama, “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu hak segaala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karna tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan perikeadilan.” Maknanya : kemerdekaan adalah Hak asasi manusia.
- Alenia kedua, “dan perjuangan kemerdekaan indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarka rakyat indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan negara indonesia yang merdeka,berdaulat, adil dan makmur.” Maknanya : adannya masa depan yang harus diraih (cita-cita).
- Alenia ketiga, “atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas maka rakyat indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” Maknanya : bila negara ini mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapaatridho Allah yang merupakan dorongan spirutual.
- Alenia keempat, “kemerdekaan dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia dan untuk memaukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaaan kebangsaan indonesia itu dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan : ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dn beradap, persatuan indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarahan/perwakilan, serta dengan mewujudkan keadilan sosial bgai seluruh rakyat indonesia.” Maknanya : Alenia ini mempertegaskan cita-cita yang harus dicapai oleh bangsa indonesia melalui wadah negara kesatuan republik indonesia.
2.3 Hakekat Ketahanan Nasiona dan Konsepsi Ketahanan Nasional
- Hakikat ketahanan nasional adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemapuan mengembangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsadan negara dalam mencapai tujuan nasional.
- Hakikat konsepsi nasiona adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional.
2.4 Asas Ketahanan
Asas Ketaanan Nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersususn berlandaskan pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut :
- Asas Kesejahteraan dan Keamanan
Kesejahteraan dan Keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang berdasarkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
- Asas Komprehens aatau Menyeluruh Terpadu
Ketahanan Nasional yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi dan seimbang.
- Asas Kekeluargaan
Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong dan tanggung jawab dalam bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.
2.5 Sifat Ketahanan
Beberapa sifat ketahanan nasional yang ada mungkin akan kai jabarkan seperti dibawah ini :
- Mandiri
Percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dan tidak mudah menyerah. Sifat ini merupakan syarat dalam menjalin kerja sama. Kerjasama perlu dilandasi oleh sifat kemandirian bukan semata-mata bergantung pada orang lain.
- Dinamis
Dinamika ini sellau diorientasikan kemasa depan dan diarahkan pada kondisi yang lebih baik.
- Wibawa
Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasiona yang berlanjut dan berkesinambungan tetap dalam rangka meningkatkan kekuatan dan kemampuan bangsa. Semakin tinggi wibawa negara dan pemerintah sebagai penyelenggaraan kehidupan nasional.
- Konsultasi dan kerjasama
Hubungan kedua belah pihak perlu diselenggarakan secara komunikatif sehingga ada keterbukaan dalam melihat kondisi masing-masng didalam rangka hubungan ini diharapkan tidak ada usaha mengutamakan konfrontasi serta tidak ada hasrat mengandalkan kekuasaan dab kekuatan fisik semata.
2.6 Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional
- Kedudukan
Merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannyaoleh seluruh bangsa indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu diimplementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan, wawasan nusantara dan kehidupan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasarai pancasila sebaai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstitusional dalam paradigma pembangunan nasional.
- Fungsi
Fungsnya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindakan, dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter-regional (wilayah), inter-sektoral maupun multi disiplin. Ketahanan nasional juga berfungs sebagai pola dasar pembangunan nasional. Padahakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunan nasional disegak abidang dan sektor pembangunan secaraterpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program.
2.7 Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional Pada Kehidupan Bernegara
- Pengaruh aspek ideologi
Sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang bmemberikan motivasi. Dalam ideologi terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang bercita-citakan oleh bangsa,
- Pengaruh aspek politik
- Pengaruh aspek ekonomi
Sistem perekonomian yang diterapkan oleh suatu negara akan memberikan corak terhadap kehidupan perekonomian negara yang bersangkutan.
- Pengaruh aspek sosial dan budaya
- Pengaruh aspek hankam
Kesemestaan daya upaya seluruh rakyat indonesia sebagai suatu sistem ketahanan keamananan negara dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hisup dan kehidupan bangsa dan negara Ri.
2.8 Beberapa Ancaman Ketahanan Dalam dan Luar Negeri
Pada prinsipnya ada suatu ancama ketahanan nasional suatu bangsa yaitu ketika bangsa tersebut sudah dianggap lemah oleh si pembuat ancaman tersebut baik berupa negara maupun organisasi.
Contoh bentuk-bentuk ancaman menurut dokrin hankamnas (catur dhaema eka karma) ada 2 yaitu :
- Ancaman didalam negeri : pemberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia.
- Ancaman dari luar negeri : inflirtasi, subversi dan intervens dari kekuatan dari kolonialisme dan imprelialisme serta invasi dari darat, udara dan laut oleh musuh dari luar negeri.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Negara indonesia adaah negara yang solid terdiri dari berbaai suku dan bangsa, terdiri dari banyak pulau-pulau dan lautan yang luas. Jika kita sebagai warga negara ingin mempertahankan daerah kita dari gangguan bangsa/negara lain, maka kita harus memperkuat ketahanan nasional kita. Ketahanan nasiona adalah cara paling ampuh,karena mencakup banyak landasan seperti : pancasila sebagai landasar ideal, UUD 1945 sebaai landasan kontisional, dan wawasan nusantara sebaai landasan visional.
3.2 Saran
Indonesia merupakan negara yang kompleks, kaya akan sumber daya alam dimanabanayak sekali kelompok yang berusaha merebutnya. Sebabnya kita sebaai pemuda harus ikut aktof dalam menjaga keutuhan indonesia, dengan mengetahui dan memahami teori dari ketahanan nasional yang selanjutnya akan dipakia untui memperjuangkan dan mempertahankan kesatuan indonesia. Jangan mudah menerimaideologi dari negara asing yang membawa kita malah jauh dari ideologi negara sendiri dan berdampak melemahnya ketahanan nasional, dengan semangat pejuang yang kita warisi penulis betharap pada pemuda dapat membantu dan memplopori terbentuknya ketahanan nasiona yang baik dan membawa serta menjaga kesatuan dan kedaulatan nrgara kesatuan republik indonesia sesuai dengan cita-cita bangsa.

