Kebersihan dan Keteraturan Tempat Kerja
Pelanggan biasanya percaya dan senang dengan bengkel yang bersih dan teratur, karena kondisi bengkel tersebut mencerminkan pengelolaan bengkel yang baik, yaitu bengkel yang dapat merawat kendaraan pelanggan dengan baik. Beberapa pelanggan merasa bahwa dengan memiliki kendaraan merupakan investasi yang mahal. Oleh karena itu bengkel yang dapat menjamin pekerjaan perawatan dengan baik dan dapat dipercaya adalah bengkel yang dicari pelanggan.
Tempat kerja yang teratur dan bersih memiliki beberapa kelebihan :
- Tangan, pakaian dan sepatu kita selalu bersih. Hal ini akan mendukung kelancaran pekerjaan, kebersihan kendaraan dan kepercayaan pelanggan.

- Komponen dan alat berada pada tempat yang jelas, tidak terjadi mencari-cari komponen dan alat.
- Bengkel menjadi tempat yang bersih, indah dan menyenangkan.
- Kendaraan pelanggan terjamin kebersihan dan keamanannya.
- Pelanggan akan percaya pada bengkel dan akan selalu datang ke bengkel untuk merawat kendaraannya.
BACA JUGA : perawatan peralatan tak bertenaga otomotif
Tumpahan Cairan Pada Lantai

Tetesan-tetesan / noda oli seharusnya langsung kita bersihkan dengan kain lap.

Tumpahan oli atau bahan bakar bersihkan dulu dengan serbuk kayu, karena serbuk akan menyerap oli atau bahan bakar. Kemudian cucilah lantai dengan deterjen pembersih lantai dan siram air sampai bersih.

Tumpahan cairan rem harus dibersihkan dengan segera, supaya lantai / cat lantai tidak menjadi rusak.
Gunakan air untuk membersihkan cairan rem yang tumpah.

Dilarang membuang cairan rem bekas, oli maupun cairan kimiawi lainnya ke saluran air atau ke tanah.
Orang yang bijaksana tentunya tidak akan mencemari lingkungan, yang merupakan sumber kehidupan manusia.
Kebersihan Kendaraan
Bengkel-bengkel yang tidak menjaga kebersihan kendaraan pelanggan, akan menuai masalah besar, pelanggan tidak akan datang lagi ke bengkel tersebut.
Seharusnya setiap kendaraan keluar bengkel dalam keadaan lebih bersih dan berbau harum dari pada waktu masuk bengkel.
Untuk melindungi bagian kendaraan dari kerusakan dan kotor, maka perlu dipasang pelindung pada fender dan kursi kendaraan selama dilakukan pekerjaan perawatan kendaraan.

Sebelum masuk ke dalam kendaraan, perhatikan dua hal di bawah ini :

Cuci tangan terlebih dahulu | Periksa apakah pakaian kerja mekanik kotor |
Setelah pekerjaan selesai, tapak-tapak bekas jari pada bodi kendaraan yang bersih atau komponen kendaraan lainnya dapat dihapus dengan kain lap dan air sabun.

Tetapi jika bodi kendaraan sudah kotor, kendaraan harus dicuci keseluruhannya. Hal itu untuk mencegah goresan- goresan pada cat.

Jangan lupa membersihkan bagian dalam kendaraan yang telah diraba : pegangan pintu, roda kemudi, tuas rem tangan, tangkai transmisi dan seterusnya.

Cairan rem bersifat merusak cat! Tetesan-tetesan cairan rem pada karoseri harus segera dibilas dengan air bersih.

Keamanan Kendaraan
Mekanik harus memiliki tanggungjawab atas pekerjaannya sendiri. Pada perawatan kendaraan, setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan teliti dan cermat. Karena seorang mekanik memiliki kemungkinan salah dalam bekerja, maka mekanik harus memiliki kemampuan untuk selalu mengontrol pekerjaannya sendiri.
Pengontrolan pekerjaan secara cermat perlu ditekankan, misalnya apakah oli mesin, air radiator sudah terisi dengan baik, apakah pengikatan mur-baut sudah dilakukan dengan baik. Apalagi jika beberapa mekanik mengerjakan satu objek dalam satu kendaraan, harus jelas siapa yang bertanggungjawab. Keteledoran dapat mengakibatkan kerusakan mesin, bahkan bisa menjadi tuntutan hukum oleh pemilik kendaraan.
1).Beberapa pedoman untuk perawatan komponen pengaman kendaraan :
- Secara visual, periksalah komponen dengan cermat. Gunakan lampu penerangan jika perlu.
- Setiap baut / mur yang dirakit kembali harus langsung dikencangkan. Jangan memasang baut / mur jika tidak langsung dikencangkan.
- Juga, pen pengunci harus dipasang langsung setelah mur dikeraskan.
- Setelah pekerjaan selesai kita harus mengontrol lagi pengerasan baut- baut dan kedudukan komponen-komponen yang telah dilepas.
- Perhatikan khusus pada kedudukan elemen-elemen pengaman seperti pen pengunci, klip, cincin E dan seterusnya.

Ingatlah sekali lagi urutan kerja yang benar, dan pastikan hasilnya betul- betul 100% tepat.

Kemudian jangan lupa untuk selalu mengontrol hasil kerja pada komponen / bagian yang telah dirawat.
BACA JUGA : perawatan peralatan tak bertenaga otomotif

