Pressure gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan fluida (gas atau liquid) dalam tabung tertutup. Pada sistem refrigerasi, prinsip pressure gauge yang sering digunakan biasanya bertipe manometer dan bourdon tube.
Tyre pressure gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan ban, agar tekanan ban sesuai dengan batas yang diijinkan. Tyre pressure gauge ada yang terpisah dan hanya untuk mengukur tekanan, tetapi ada juga yang dirangkai dengan katup dan selang kompresor sehingga saat melakukan pengisian tekanan ban bisa langsung terukur.
Sistem kerja AC dapat dikontrol atau didiagnosa mengunakan manometer. Alat ini dapat digunakan untuk diagnosa gangguan yang terjadi pada sistem kerja AC berdasar padahasil pembacaan manometer.
Radiotor Cup Tester digunakan untuk mengetahui adanya kebocoran pada sistem pendingin. Alat ini dilengkapi dengan pompa udara dan pengukur tekanan untuk menaikkan tekanan di dalam sistem pendinginan sekaligus mengetahui tekanan yang dihasilkan.
Untuk mengukur tekanan kompresi silinder digunakan Compression tester. Alat ini dibedakan menjadi pengukur tekanan kompresi untuk motor bensin dan pengukur tekanan kompresi motor diesel.
Manometer AC
Sistem kerja AC dapat dikontrol atau didiagnosa mengunakan manometer. Alat ini dapat digunakan untuk diagnosa gangguan yang terjadi pada sistem kerja AC berdasar padahasil pembacaan manometer.
BACA JUGA : macam-macam alat ukur tekanan pneumatik
Manifold gauge terdiri dari meter tekan (discharge) dan meter ganda (suction), dua buah keran yang disatukan dan tiga buah selang isi dengan tiga warna yang berlainan. Dengan menghubungkan manifold gauge kepada sistem, dapat lebih cepat mengetahui kesalahan dari sistem. Tekanan kedua meter dari manifold gauge dapat menunjukkan kepada apa yang sedang terjadi di dalam sistem. Selain itu alat tersebut dapat dipakai untuk : menunjukkan vakum, mengisi refrigeran, menambah minyak pelumas, memeriksa tekanan dari sistem dan kondisi kompressor.
Dalam beberapa pressure gauge sering dimasukkan juga sejenis cairan yaitu glycerine yang berfungsi untuk meredam getaran jarum penunjuk, sehingga pembacaan bisa lebih stabil

Gambar. Manometer AC
Manifold Pressure Gauge

Gambar. Manifold Pressure Gauge
Alat pengukur tekanan manifold (manifold pressure gauge) memiliki dua alat pengukur dalam satu housing. Setiap alat memiliki petunjuk (lead). Petunjuk tersebut meng-hubungkan alat dengan mesin. Alat memiliki satuan inci merkuri. Alat pengukur ini membaca tekanan setiap saat, demikian pula dengan absolute pressxure gauge. Jika alat dihubungkan ke sebuah mesin, alat pengukur tekanan manifold akan membaca tekanan atmosfer dan tekanan manifold. Alat pengukur tekanan manifold dapat membaca temperatur dari 15×5 hingga 100 inci merkuri.
Akurasi alat pengukur adalah kira-kira 0.3 inci (0.762 cm) merkuri dalam kisaran dari 15 inci hingga 30 inci (38.1 hingga 76.2 cm) = 50.646 hingga 337.64 kPa dan kira- kira 0.2 inci (0.508 cm) merkuri pada kisaran selebihnya. Beberapa alat pengukur tekanan manifold tidak dilengkapi dengan dua alat untuk membaca kedua sisi mesin jenis V.
Alat pengukur tekanan manifold digunakan untuk mengukur tekanan manifold inlet. Pengukuran ini memberitahukan jumlah udara yang masuk ke dalam mesin. Tekanan manifold inlet mengontrol jumlah tenaga kuda mesin dan sangat bermanfaat untuk mengetes kinerja mesin. Petunjuk (lead) yang terdapat dalam alat dihubungkan pada dua manifold dalam mesin jenis V. Petunjuk ini dapat digunakan untuk mengimbangi tekanan inlet mesin jenis V. Untuk mesin lurus, satu petunjuk dapat dihubungkan ke mesin dan petunjuk lainnya digunakan untuk membaca tekanan atmosfir.
Pengukur Kebocoran Pendingin ( Radiator Cup Tester )
Alat ini digunakan untuk mengetahui adanya kebocoran pada sistem pendingin. Alat ini dilengkapi dengan pompa udara dan pengukur tekanan untuk menaikkan tekanan di dalam sistem pendinginan sekaligus mengetahui tekanan yang dihasilkan.
Gambar. Radiator Cup Tester
Cara Menggunakan
- Lepaskan tutup radiator
- Pasang alat pengukur pada tempat tutup radiator
- Tekan pompa tangan berulang-ulang hingga tekanan mencapai ukuran spesifdikasi
- Amati tekanan pada alat ukur ± 1 menit, apakah terjadi penurunan
- Jika terjadi penurunan tekanan berarti ada kebocoran pada sistem pendinginan
Pemeriksaan kebocoran
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kebocoran ke dalam ataupun keluar kebocoran yang terjadi akan berakibat mesin overheating. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan tune up tester.
Gambar. Cara memeriksa kebocoran
Pemeriksaan tutup radiator
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kerja pembukaan tutup radiator. Fungsi tutup radiator adalah untuk menjaga suhu air agar tidak mendidih, dengan cara menaikan tekanan pada radiator. Saat suhu air panas katup akan membuka dan mengalirkan sebagian air ke reservoir dan saat mesin dalam kondisi dingin maka air akan dikembalikan ke radiator.
Gambar.Cara memeriksa tutup radiator
Vacuum Test
Vaccum test adalah merupakan alat yang berfungsi untuk memeriksa kerja vaccum advancer pada distributor.Alat ini dipasangkan pada pipa vaccum yang terdapat pada sisi distributor.
Gambar. Vacuum Test
Pengukur Tekanan kompresi (Compression Tester)
Untuk mengukur tekanan kompresi silinder digunakan Compression tester. Alat ini dibedakan menjadi pengukur tekanan kompresi untuk motor bensin dan pengukur tekanan kompresi motor diesel. Manometer pada alat ini berfungsi untuk menunjukkan besar tekanan kompresi silinder ketika dilakukan pengukuran.
Gambar. Compression Tester
Di dalam manometer terdapat jarum penunjuk dan skala tekanan kompresi dalam beberapa satuan ukuran. Gambar model alat pengukur tekanan kompresi ddan cara penggunaan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar. Pengukuran tekanan kompresi
BACA JUGA : macam-macam alat ukur tekanan pneumatik
Prosedur pengukuran tekanan kompresi adalah sebagai berikut :
- Lepaskan busi dari rumahnya, masukkan ujung slang compression tester pada rumah busi
- Starter mesin beberapa saat sampai mesin berputar 200 rpm, lalu baca besar tekanan kompresi pada
manometer - Tekanan kompresi yang rendah menunjukkan ring piston yang aus, kebocoran pada packing, dan penyetelan celah katup yang terlalu renggang.

