• Fri. Jan 9th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    prinsip kerja suspensi sepeda motor

    Feb 6, 2022
    Fungsi peredam getaran

    Dari dua ilustrasi di atas (artikel sebelumnya disini) dapat ditarik kesimpulan bahwa fungsi utama peredam kejut atau peredam getaran adalah untuk meredan getaran bodi sepeda motor,dengan cara mengontrol gerakan balik dari pegas suspensi. sehingga dapat memlihara kenyamanan pada pengendaraan.

    Prinsip kerja peredam kejut

    Gerakan peredaman pada system suspensi adalah diperoleh dari gerakan piston dan aliran oli pada tabung suspensi, jika suatu piston yang ada aliran olinya atau piston yang bergerak ke atas dan kebawah dan didalamnya ada seal cylinder, oli harus mengalir melalui lintasan oli dalam piston, tetapi mengalirnya tertahan oleh aliran oli.

    Jika shock absorber ini tertekan oli mengalir melalui lintasan oli yang besar dan jika tertarik oli mengalir melalui lintasan yang kecil. Oleh karena itu, jika shock absorber tertekan akan berjalan cepat, tapi jika tertarik akan berjalan lambat. Seperti gambar di bawah ini

    Baca Juga : pengertian suspensi belakang sepeda motor

    Gambar Efek peredaman dengan lubang yang berbeda

    Seperti terlihat pada gambar diatas dengan kecepatan gerak piston yang sama tetapi lubang aliran oli berbeda akan memberikan efek peredaman berbeda pula, gambar a (mempunyai lubang besar) akan mempunyai efek peredaman yang kecil dibanding dengan gambar b (mempunyai lubang kecil). Namun demikian efek peredaman juga akan berbeda jika kecepatan piston tidak sama meskipun besarnya lubang aliran oli sama, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

    Gambar Efek peredaman dengan kecepatan piston yang berbeda

    Seperti gambar diatas pada kecepatan piston yang lambat akan memberikan efek peredaman yang lebih kecil dibanding piston berkecepatan lebih tinggi.

    Dengan demikian, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya peredaman adalah:

    • Viskositas minyak
    • Luas penampang lubang aliran oli
    • Kecepatan aliran oli

    Cara kerja Sistem suspensi depan (peredam kejut telescopic)

    Gambar Langkah tekan teleskopik

    Langkah tekan :

    Pada saat pipa gatpu bergerak secara telescop pada gerakan menekan (langkah kompresi), oli pada ruangan B mengalir melalui lubang orifice pada pipa garpu menuju ruangan C, sementara oli di dalam ruangan B juga menekan rebound valve dan kembali ke atas menuju ruangan A. Tahana dari oli yang mengalit inilah yang akan meredam gerakan kejut pada saat gerakan menekan.

    Gambar Langkah kembali /tarik

    Langkah tarik

    Pada langkah tarik, oli dalam ruangan A mengalir menuju ruangan C, melalui lubang orifice yang berada pada begian atas fork piston, dari proses tersebut akan di hasilkan tahanan yang berfungsi sebagai damping force (tenaga redam) sebagai pengontrol gerak naiknya pegas.

    Catatan :

    Jumlah oli peredam kejut yang kurang, dapat mengakibatkan timbulnya suara hentakan ketika garpu mencapai akhir dari penekanan atau akhir dari pengembangan

    Cara kerja suspensi belakang

    Secara prinsip suspensi belakang sama dengan suspensi depan yaitu menggunakan piston dan oli sebagai perangkat peredam getaran seperti terlihat pada ilustrasi di bawah ini

    Langkah tekan / kompresi

    Gambar Langkah tekan ? kompresi

    Pada saat terjadi kompresi maka piston bergerak turun (langkah tekan) oli di ruang 1 berpindah ke ruang 2 melalui saluran A, saluran B, saluran C, saluran Ddan saluran E, karena lubang saluran yang dilalui oli banyak maka seolah olah oli melewati lubang besar sehingga tahanan oli yang berpindah kecil.

    Langkah kembali /reboung

    Gambar Langkah Kembali /tarik

    Pada saat tekanan kompresi sudah tidak ada terjadi tekanan kembali karena adanya tekan pegas, maka piston bergerak kebawah 0li dari ruang 2 hanya mengalir melaui lubang orifice E, saluran D dan saluran A, aliran oli tertahan dengan lambat, oleh karena oli berpindah melalui lubang kecil sehingga tahanan oli yang berpindah besar, maka terjadi damping.

    Kesimpulan : peredam kejut langkah tarik lebih kuat dari pada langkah tekan

    Baca Juga : Pengertian suspensi depan sepeda motor

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *