• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    Prinsip Kerja System Pengapian Konvensional (Platina)

    Jan 17, 2021

    System pengapian merupakan salah satu unit penting dalam kendaraan. Tujuan dari system pengapian adalah menyediakan tegangan tinggi yang dialirkan ke busi sehingga menghasilkan percikan bunga api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara didalam ruang bakar mesin.

    Hasil gambar untuk sistem pengapian"

    Gb 1. Komponen system pengapian konvensional

    1. Battery
    2. Kunci kontak
    3. Coil
    4. Platina/kontak pemutus
    5. Kondensor
    6. Distributor
    7. Busi

    Prinsip kerja:

    Pada saat mesin/motor hidup, poros engkol dan poros cam distributor berputar yang mengakibatkan cam distributor tidak menekan tumit ebonit kontak pemutus sehingga kontak pemutus menutup dan selanjutnya cam distributor menekan tumit ebonit kontak pemutus sehingga kontak pemutus membuka. Peristiwa tersebut akan berulang-ulang selama mesin/motor hidup.

    1. Saat Kunci Kontak On dan Kontak Pemutus (platina) Menutup

    Saat kunci kontak (ON) dan kontak pemutus menutup (cam distributor tidak menekan tumit ebonit kontak pemutus), maka terjadi rangkaian tertutup pada rangkaian primer coil, sehingga arus akan mengalir dari:

    positif baterai – kunci kontak – kumparan primer koil – kontak pemutus – massa – ke negatif baterai dan seterusnya

    Gb 2. Saat kunci kontak ON celah platina menutup

    Dengan mengalirnya arus primer, maka terjadi pembentukan medan magnet pada inti koil (yang sebelumnya tidak ada medan magnet). Akibat perubahan medan magnet tersebut (dari tidak ada menjadi ada magnet), maka terjadi tegangan induksi diri pada rangkaian primer dan tegangan induksi pada rangkaian sekunder. Oleh karena tegangan induksi pada rangkaian sekunder rendah, maka tidak terjadi loncatan bunga api pada busi.

    2. Saat Kunci Kontak On dan Kontak Pemutus (platina) Membuka

    Kunci kontak masih tetap On, mesin/motor tetap berputar, dan demikian juga cam distributor berputar, selanjutnya cam menekan tumit ebonit kontak pemutus sehingga kontak pemutus membuka. Dengan membukanya kontak pemutus, maka aliran arus primer terputus (dari kondisi sebelumnya arus mengalir/kontak pemutus menutup), sehingga terjadi perubahan medan magnet atau medan magnet jatuh karena adanya perubahan dari ada magnet (saat kontak pemutus tertutup) menjadi tidak ada magnet (saat kontak pemutus terbuka). Dengan terjadinya perubahan medan magnet yang cepat dan sesaat pada koil tersebut, maka akan timbul tegangan induksi diri sesaat pada rangkaian primer sekitar 400 Volt dan timbul tegangan induksi yang tinggi sesaat pada rangkaian

    sekunder sekitar 5.000 s/d 25.000 Volt. Teganagn induksi diri pada rangkaian primer akan terserap oleh kondensator dan tegangan induksi yang tinggi pada sirkuit sekunder akan menghasilkan loncatan bunga api di antara elektroda busi. Jadi loncatan bunga api listrik sesaat pada celah elektroda busi terjadi saat kontak pemutus (platina) mulai membuka.

    Gb 3. Saat kunci kontak ON celah platina membuka

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *