• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    sebab musabab terjadinya kecelakaan kerja otomotif

    May 24, 2020
    Penyebab Kecelakaan Kerja

     

     

    PENYEBAB LANGSUNG terjadinya kecelakaan

    Kecelakaan Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Kerja

    Kecelakaan (accident) adalah suatu kejadian yang tak diinginkan, datangnya tiba- tiba dan tidak terduga yang menyebabkan kerugian pada manusia (luka, cacat, sakit, meninggal), perusahaan (kerusakan properti, terhentinya proses produksi).

    Jenis-jenis Kecelakaan Kerja yang terjadi di bengkel otomotif diantaranya adalah :
    1. 0rang Yang Terjatuh
      1. Orang yang terjatuh dari ketinggian (pohon, gedung, scaffolding, penyangga, tangga, lifting equipment, mesin, kendaraan)
      2. Orang yang jatuh pada ketinggian yang sama, terpeleset dan
    2. Tertimpa / Terkena Benda Jatuh
      1. Keruntuhan/kejatuhan (peralatan praktik, trainer, tumpukan barang)Runtuh (gedung, dinding, penyangga, tangga)
      2. Tertimpa benda jatuh saat penanganan
      3. Tertimpa benda jatuh yang tidak
    3. Tersandung, Terbentur Benda-benda selain Benda Jatuh
      1. Tersandung sesuatu
      2. Terbentur benda-benda berupa peralatan praktik
      3. Tertabrak benda-benda yang bergerak
      4. Tertabrak benda-benda yang tak tersusun rapi di bengkel

    BACA JUGA: pengertian dan istilah dalam keselamatan kerja K3

    1. Terjebak/Terjepit Di dalam atau Diantara suatu Tempat/Benda
      1. Terjebak di dalam suatu tempat, misal ruang pewarnaan dibengkel chasis
      2. Terjepit oleh alat-alat praktik, misal lifting equipment, forklift, dan laninya
    2. Gerakan Yang Mengeluarkan Tenaga Yang Berlebihan/ Berat
      1. Pengerahan tenaga untuk mengangkat benda-benda praktik
      2. Pengerahan tenaga untuk mendorong dan menarik benda saat memindahkan alat misal, accu, tabung oksigen dan trainer praktek
      3. Pengerahan tenaga untuk menangani dan melepas benda
    3. Terpapar atau Kontak Dengan Temperatur Yang Berlebihan
      1. Terpapar suhu panas (udara/lingkungan), terutama panas oleh mesin-mesin motor di bengkel otomotif
      2. Terpapar suhu dingin (udara/lingkungan)
      3. Kontak dengan basah atau benda panas
    4. Terpapar atau Kontak Dengan Arus Listrik
      1. Rangkaian Listrik yang ada dibengkel kurang terawat dan rapi
      2. Kelistrikan yang ada dalam kendaraan mobil maupun motor
    5. Terluka, teriris, terpotong, dan luka luar

    Potensi   cidera akibat kesalahan K3 di bengkel otomotif berdasar bagian tubuh yang masuk pada kategori riskan:
    1.   Bagian Kepala:
    1. Daerah Tempurung Kepala (tengkorak, otak, kulit kepala)
    2. Mata (meliputi orbit dan syaraf mata)
    3. Telinga
    4. Wajah / muka
    5. Kepala
    6. Kepala, pada daerah yang tidak teridentifikasi
    2.   Leher (meliputi tenggorokan dan tengkuk tulang belakang)
    3.   Batang Tubuh:
    1. Punggung (batang sumsum tulang belakang dan otot-otot yang berdampingan, spinal cord)
    2. Dada (tulang rusuk, tulang dada, organ-organ dalam dari dada)
    3. Perut (meliputi organ-organ dalam)
    4. Panggul
    4.   Lengan Atas (Upper Limb):
    1. Bahu (meliputi tulang ketiak dan bilah bahu)
    2. Lengan bagian atas
    3. Lengan
    4. Pergelangan
    5. Tangan (selain jari).
    5.   Tungkai/Percabangan Bagian Bawah:
    1. Daerah paha
    2. Lutut
    3. Tungkai (tungkai bagian bawah)
    4. Kaki (selain jari kaki)
    6.   Cedera Umum:
    1. Sistem sirkulasi secara umum
    2. Sistem pernafasan secara umum.
    3. Sistem pencernaan secara
    4. Sistem Syaraf secara
    5. Cedera umum yang
    6. Cedera umum yang tidak

    BACA JUGA: pengertian dan istilah dalam keselamatan kerja K3

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *