Penyebab Kecelakaan Kerja


PENYEBAB LANGSUNG terjadinya kecelakaan

Kecelakaan Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Kerja
Kecelakaan (accident) adalah suatu kejadian yang tak diinginkan, datangnya tiba- tiba dan tidak terduga yang menyebabkan kerugian pada manusia (luka, cacat, sakit, meninggal), perusahaan (kerusakan properti, terhentinya proses produksi).
Jenis-jenis Kecelakaan Kerja yang terjadi di bengkel otomotif diantaranya adalah :
- 0rang Yang Terjatuh
- Orang yang terjatuh dari ketinggian (pohon, gedung, scaffolding, penyangga, tangga, lifting equipment, mesin, kendaraan)
- Orang yang jatuh pada ketinggian yang sama, terpeleset dan
- Tertimpa / Terkena Benda Jatuh
- Keruntuhan/kejatuhan (peralatan praktik, trainer, tumpukan barang)Runtuh (gedung, dinding, penyangga, tangga)
- Tertimpa benda jatuh saat penanganan
- Tertimpa benda jatuh yang tidak
- Tersandung, Terbentur Benda-benda selain Benda Jatuh
- Tersandung sesuatu
- Terbentur benda-benda berupa peralatan praktik
- Tertabrak benda-benda yang bergerak
- Tertabrak benda-benda yang tak tersusun rapi di bengkel
BACA JUGA: pengertian dan istilah dalam keselamatan kerja K3
- Terjebak/Terjepit Di dalam atau Diantara suatu Tempat/Benda
- Terjebak di dalam suatu tempat, misal ruang pewarnaan dibengkel chasis
- Terjepit oleh alat-alat praktik, misal lifting equipment, forklift, dan laninya
- Gerakan Yang Mengeluarkan Tenaga Yang Berlebihan/ Berat
- Pengerahan tenaga untuk mengangkat benda-benda praktik
- Pengerahan tenaga untuk mendorong dan menarik benda saat memindahkan alat misal, accu, tabung oksigen dan trainer praktek
- Pengerahan tenaga untuk menangani dan melepas benda
- Terpapar atau Kontak Dengan Temperatur Yang Berlebihan
- Terpapar suhu panas (udara/lingkungan), terutama panas oleh mesin-mesin motor di bengkel otomotif
- Terpapar suhu dingin (udara/lingkungan)
- Kontak dengan basah atau benda panas
- Terpapar atau Kontak Dengan Arus Listrik
- Rangkaian Listrik yang ada dibengkel kurang terawat dan rapi
- Kelistrikan yang ada dalam kendaraan mobil maupun motor
- Terluka, teriris, terpotong, dan luka luar

Potensi cidera akibat kesalahan K3 di bengkel otomotif berdasar bagian tubuh yang masuk pada kategori riskan:
1. Bagian Kepala:
- Daerah Tempurung Kepala (tengkorak, otak, kulit kepala)
- Mata (meliputi orbit dan syaraf mata)
- Telinga
- Wajah / muka
- Kepala
- Kepala, pada daerah yang tidak teridentifikasi
2. Leher (meliputi tenggorokan dan tengkuk tulang belakang)
3. Batang Tubuh:
- Punggung (batang sumsum tulang belakang dan otot-otot yang berdampingan, spinal cord)
- Dada (tulang rusuk, tulang dada, organ-organ dalam dari dada)
- Perut (meliputi organ-organ dalam)
- Panggul
4. Lengan Atas (Upper Limb):
- Bahu (meliputi tulang ketiak dan bilah bahu)
- Lengan bagian atas
- Lengan
- Pergelangan
- Tangan (selain jari).
5. Tungkai/Percabangan Bagian Bawah:
- Daerah paha
- Lutut
- Tungkai (tungkai bagian bawah)
- Kaki (selain jari kaki)
6. Cedera Umum:
- Sistem sirkulasi secara umum
- Sistem pernafasan secara umum.
- Sistem pencernaan secara
- Sistem Syaraf secara
- Cedera umum yang
- Cedera umum yang tidak
BACA JUGA: pengertian dan istilah dalam keselamatan kerja K3

