Sejarah perkembangan sistem injeksi pada motor bensin.
Sejak Robert Bosch berhasil membuat pompa injeksi diesel putaran tinggi (1922-1927), maka dimulailah percobaan-percobaan untuk memakai pompa injeksi tersebut pada motor bensin.
Prinsip dasar sistem injeksi yang dipakai pada mobil-mobil saat ini mulai selesai sekitar tahun 1960, dan tahun 1967 industri mobil VW mulai memakai sistem injeksi D (D-Jetronik), sistem ini pertama kali memakai ECU (Electronic Control Unit) .
Dari tahun 1973 sampai saat ini sistem injeksi K (K-Jetronik) & L-Jetronik serta Mono-Jetronik sudah dipakai pada mobil secara meluas.
Pengertian EFI
EFI singkatan dari Electronic Fuel Injection, maksudnya adalah sebuah sistem penyemprotan (injeksi) bahan bakar yang dalam kerjanya dikendalikan secara elektronik (oleh ECU) agar didapatkan nilai perbandingan campuran bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan motor.
Keistimewaan EFI
Dibandingkan dengan sistem karburator, beberapa kelebihan dari sistem EFI
antara lain :
- Perbandingan udara dan bahan bakar yang tepat dapat diperoleh pada semua tingkat putaran mesin sehingga daya optimal dan gas buang ramah lingkungan (dikontrol secara elektronik)
- Efisiensi pemasukan campuran bahan bakar lebih baik (desain intake manifold)
- Respon yang baik sesuai dengan perubahan katup gas (injektor dekat silinder)
- Sistem koreksi campuran (saat start dingin lebih mudah dan penghentian bahan bakar saat deselerasi) dan lain-lain.
Nama EFI dipakai oleh merk Toyota, sedangkan merk lain mempunyai nama yang berbeda, tetapi secara garis besar prinsip kerja dan tujuannya sama, hanya beda konstruksi / letak pada mesin.
Contoh nama-nama selain EFI antara lain::
HONDA : PGMFI MITSUBHISI : MPI
MAZDA : EGI BOSCH : JETRONIC, dan lain-lain
Penggolongan sistem injeksi
Ditinjau dari tempat penyemprotan bahan bakarnya sistem injeksi bensin dibagi dua, yakni:
- Injeksi langsung dan
- Injeksi tak langsung
1. Injeksi langsung (GDI : Gasoline Direct Injection)

Gambar 3. 1 Motor Injeksi Langsung
Bahan bakar diinjeksikan langsung ke dalam silinder sesuai dengan kebutuhan mesin. Untuk mendapatkan pemakaian bahan bakar yang ekonomis,
penyemprotan dilakukan pada akhir langkah kompresi, sedang untuk mendapatkan tenaga yang optimal penyemprotan dilakukan pada langkah hisap.
2. Injeksi Tak Langsung

Bahan bakar diinjeksikan ke dalam intake manifold di dekat katup masuk oleh sebuah injektor.
Percampuran antara udara dan bahan bakar terjadi di luar silinder.
- Sistem injeksi tak langsung
Ditinjau dari pelayanan/jumlah injektornya, sistem injeksi tak langsung dibagi dalam dua kelompok yaitu :
Single Point Injection(SPI)
Satu injektor untuk semua silinder

Gambar 3. 3 Single Point Injection(SPI)
Multi Point Injection (MPI)
Satu injektor untuk satu silinder

Gambar 3. 4 Multi Point Injection(MPI)
Di tinjau dari sistem kontrolnya,sistem injeksi tak langsung dikelompokkan sbb :



