• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    sistem pendinginan atau radiator mobil

    May 20, 2020
    Sistem Pendingin Pada Motor Bakar
    A.Pengertian Sistem Pendinginan

    Motor bakar berfungsi mengubah energi panas yang terkandung dalam bahan bakar menjadi tenaga gerak. Dari panas yang dihasilkan ini, kira-kira 25% digunakan sebagai tenaga penggerak, kira-kira 45% hilang terbawa gas buang dan hilang akibat gesekan–gesekan, sedangkan sisanya kira-kira 30% diserap oleh bagian-bagian motor itu sendiri. Panas yang diserap ini harus segera dibuang untuk menghindari panas yang berlebihan (over heating) yang dapat mengakibatkan mesin menjadi rusak, untuk itu diperlukan sistem pendinginan mesin dengan media air atau udara untuk menstabilkan suhu kerja mesin antara 80-100 C.
    Sistem Pendinginan Air adalah suatu sistem pendinginan yang digunakan untuk menyerap panas yang dihasilkan dari panas pembakaran pada ruang bakar, dengan media air yang disirkulasi oleh pompa.

    BACA JUGA: pengertian sistem pengapian dLI
    B. Macam-macam Sistem Pendinginan
    • Pendinginan udara

    Silinde rmesin dengan sirip pendingin.                             1.
    Dalam sistem ini, panas mesin langsung dilepaskan ke udara. Mesin dengan sistem pendinginan udara mempunyai desain pada silinder mesin terdapat sirip pendingin. Sirip pendingin ini untuk memperluas bidang singgung antara mesin dengan udara sehingga pelepasan panas bisa berlangsung lebih cepat. Sebagian dilengkapi dengan kipas (kipas eletkris atau mekanis) untuk mengalirkan udara melalui sirip pendingin, sebagian yang lain tanpa menggunakan kipas.

    Kelebihan
    Tipe ini memiliki kelebihan :

    • Desain mesin lebih ringkas.
    • Berat mesin secara keseluruhan lebih ringan dibandingkan tipe pendinginan air.
    • Mudah perawatannya.
    • Tipe ini memiliki kekurangan, harus ada penyesuaian untuk digunakan di daerah dingin atau panas terutama mesin berkapasitas besar
    • Tipe ini banyak diaplikasikan pada mesin pesawat, sebagian besar sepeda motor, mobil tipe lama dan sebagian kecil mobil tipe terbaru. Hampir semua mesin dengan kapasitas kecil menggunakan tipe ini, seperti mesin pemotong rumput, mesin genset dibawah 10 Kva, mesin pemotong kayu (chain saw) dan sebagainya
    BACA JUGA: pengertian sistem pengapian dLI
    • Pendinginan air

    Sistem ini menggunakan media air sebagai perantara untuk melepaskan panas ke udara.
    Komponen utama

    Komponen utama dalam sistem ini adalah

    • Radiator, berfungsi untuk melepaskan panas.
    • Saluran berupa pipa (tube) atau selang karet (hose).
    • Pompa, berfungsi untuk sirkulasi air dalam sistem.
    • Thermostat, berfungsi untuk menutup atau membuka jalur sirkulasi.
    • Kipas, berfungsi untuk membantu pelepasan panas pada radiator.
    • Sistem ini sangat umum dipakai pada mobil, sedangkan sepeda motor jarang menggunakan tipe ini.
    C.Fungsi Sistem Pendinginan  

    Sistem Pendinginan Mesin berfungsi untuk mengurangi keausan komponen-komponen mesin melalui penyerapan panas agar tidak terjadi over heating (panas berlebihan). karena over heating dapat mengakibatkan pemuaian serta tingkat gesekan yang lebih besar.

    1. Komponen Dan Fungsi Sistem Pendinginan

    Pada sistem pendingin air yang digunkan adalah air sebagai bahan pendinginnya. Komponen – komponen sistem pendingin air adalah sebagai berikut:

     

    1. Radiator berfungsi sebagai tempat menampun air sekaligus mendinginkan air yang berasal dan akan dialirkan ke mesin.
    2. Water pump : berfungsi untuk mensirkulasikan air ke dalam sistem pendingin.
    3. Radiator Cup: berfungsi mengatur tekanan dan suhu air pendingin di dalam radiator.
    4. Water jacket: adalah ruang dalam blok mesin dan silinder blok yang menampung dan menghantarkan panas mesin ke air pendingin.
    5. Thermostat: berfungsi untuk mengatur suhu kerja mesin dengan cara mengatur sirkulasi air pendingin.
    6. Selang : adalah komponen untuk mensirkulasikan air pendingin dari radiator ke blok mesin atau sebaliknya.
    7. Kipas Pendingin (fan) berfungsi menambah pendinginan pada radiator untuk membantu mempercepat penyerapan radiasi panas ke udara luar.
    8. Reservoir berfungsi sebagai persediaan air dan untuk menyeimbangkan perbedaan volume air pendingin akibat panas
    BACA JUGA: pengertian sistem pengapian dLI
    1. radiator

    sekarang saya akan menjelaskan konstruksi serta fungsi dari radiaStor yang digunakan pada sistem pendingin. Sebagaimana Anda ketahui bahwa radiator adalah tempat menampung cairan pendingin yang digunakan untuk mendinginkan mesin. Cairan ini ada bermacam – macam ada yang menggunakan cairan khusus untuk pendingin , namun ada juga yang menggunakan air saja.

    Secara konstruksi radiator ini terdiri atas tangki atas , tangki tengah dan tangki bawah. Pada tangki atas terdapat pipa yang dihubungkan dengan selang yang menyalurkan air pendingin dari mesin. Sedangkan pada tangki tengah terdapar pipa pendingin yang dibuat menggulung dan fin yang berguna untuk menurunkan panas air pendingin  dari mesin. Air pendingin ini akan mengalir terus ke tangki bawah radiator. . Di bagian tangki bawah ini lah terdapat pipa keluaran yang akan dihubungkan dengan selang menuju water pump. Secara singkatnya aliran air pendingin dalam radiator adalah sebagai berikut:Air pendingin dari mesin akan masuk melalui pipa pada tangki atas dan kemudian mengisi tangki atas. Air pendingin ini akan mengalir ke dalam pipa pendingin pada tangki tengah untuk diturunkan suhunya. Kemudian air pendingin ini akan masuk ke dalam tangki bawah , lalu terhisap keluar dari tangki bawah karena water pump (pompa pendingin ) bekerja.

    BACA JUGA: pengertian sistem pengapian dLI

    2. Radiator cup

    Cara kerja tutup radiator

    Tutup radiator terletak sebagai penutup dari radiator, namun fungsi dari tutup radiator bukan hanya sebagai tutup saja. Tutup radiator memiliki fungsi yang jauh lebih penting daripada hanya sekedar tutup saja. Fungsi lain dari tutup radiator adalah untuk mengatur tekanan air pendingin dalam radiator. Pada saat mesin dihidupkan air pendingin akan menyerap panas mesin, sehingga suhu air menjadi naik. Semakin tinggi panas mesin , maka suhu air pendingin pun ikut naik tinggi juga. Air pendingin ini akan diturunkan  kembali suhunya di radiator agar dapat digunakan kembali untuk menyerap panas dari mesin lagi. Jika suhu air pendingin ini naik, maka tekanan air pendingin pun akan ikut naik juga. Tekanan air pendingin didalam radiator ini diatur agar radiator dapat menampung air pendingin yang panas terdebut dalam radiator dan juga pendingin di mesin dapat terus maksimal / sempurna. Jika suhu air pendingin yang terus naik dibiarkan , maka dapat membuat radiator rusak dan mesin cepat panas. Jadi pemeriksaan dan perawatan tutup radiator mesti diperhatikan.

     

    Baiklah sekarang akan saya jelaskan mengenai cara kerja tutup radiator. Pada tutup radiator tertera angka yang menunjukkan pada tekanan berapa tutup radiator membuka untuk membuang sebagian air pendingin keluar dari radiator. Sebagai contoh di sini saya ambil 0.9. Angka itu menunjukkan pada tekanan 0,9 kg/cm air pendingin di radiator akan dibuang keluar. Air itu tidak dibuang keluar seperti yang anda kira, namun air itu akan dibuang keluar menuju tangki reservoir yang terletak di samping radiator.

    BACA JUGA: pengertian sistem pengapian dLI

    3. Fan (Kipas Pendingin)

    kipas pendingin membantu radiator, bila hembusan angin dari depan sangat minim maka kipas mengambil alih fungsi pendinginan. Teknologi kipas pendingin yang digunakan biasanya adalah viscous fan atau electric fan.

    Viscous fan adalah kipas manual berpenggerak puli kruk as via belt. Disebut viscous karena bagian tengah kipas memakai sensor bi-metal. Semakin tinggi suhu di ruang mesin, semakin kencang pula viscous fan berputar.

    Electric fan digerakkan oleh motor listrik dengan sensor thermal dan menempel di belakang radiator. Kipas bekerja bila suhu mesinmencapai derajat tertentu.  Periksa kipas pendingin mesin, pastikan putaran kipas berhembus ke arah mesin dan AC.
    Kelemahan pada kipas adalah putaran dapat melemah sehingga suplai angin tidak cukup. Pada viscous fan hal ini bisa disebabkan bi-metal sudah afkir. Elektrik fan melemah karena kumparan pada motor listrik sudah rusak atau sensor thermal tidak berfungsi.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *