• Sun. Jan 11th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    SISTEM PENGAPIAN TRANSISTOR

    Jan 18, 2021

    Sistem pengapian menggunakan tambahan transistor untuk membuat hasil pengapian menjadi lebih efektif. Transistor ini dipasang diantara terminal primer coil dengan kontak pemutus (platina).

    Gb 1. Rangkaian system pengapian transistor

    Penjelasannya sebagai berikut:

    Ket:

    E : Emiter

    B : Basic

    C : Control

    Ketika kontak point tertutup

    Arah aliran arus:

    Battery – IG switch (external resistance) – R1 – R2,

    Hal ini akan mengaktifkan TR 1, sehingga arah aliran arus berubah menjadi :

    Battery – IG switch – E TR1 – B TR1 – kontak point.

    Aktifnya TR1 akan membuka jalur ke terminal C TR1 menuju ke TR 2 (Ketika arus ke B TR1 terputus)

    Ketika kontak point membuka

    Ketika kontak point membuka, jalur menuju ke B TR1 akan terputus. Hal ini menyebabkan jalur ke C TR1 terbuka, sehingga arah aliran arus:

    Battery – IG switch – E TR1 – C TR1 – R3 – R4,

    Aliran ini akan menyebabkan TR2 aktif, sehingga arus primer yang standby pada terminal C TR2 dapat masuk ke E TR2 menuju ke massa. Arus dari C TR2 akan terputus apabila kontak point menutup kembali.

    Putus-hubung nya arus dari C TR2 akan menyebabkan induksi diri pada kumparan primer sehingga akan tercipta arus (25 KVolt) pada kumparan sekunder, yang nantinya akan dimanfaatkan untuk menyalakan busi.

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *