• Sat. Jan 10th, 2026

    Webinar Gratis Bersertifikat

    Informasi Webinar Gratis Bersertifikat Berbagai Bidang - Webinar Pendidikan - Webinar Kesehatan - Webinar Nasional

    sistem rem cakram dan jenis-jenisnya

    Apr 27, 2021
    Rem cakram (Disc Brake)

    Konstruksi rem cakram pada umumnya terdiri atas cakram (disc rotor) yang terbuat dari besi tuang yang berputar dengan roda, bahan gesek (disc pad) yang menjepit & mencengkeram cakram, serta kaliper rem yang berfungsi untuk menekan & mendorong bahan gesek sehingga diperoleh daya pengereman. Daya pengereman dihasilkan oleh adanya gesekan antara kanvas rem dan cakram.

    Self energizing effect yang terjadi pada rem cakram sangat kecil, sehingga diperlukan tekanan pengereman yang lebih besar untuk mendapatkan daya pengereman yang efisien dan pad cenderung lebih cepat aus disbanding dengan sepatu rem pada rem tromol. Menurut mekanisme penggeraknya, rem cakram sepeda motor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

    • Rem cakram penggerak mekanik,
    • Rem cakram penggerak hidrolik.
    1. Rem cakram penggerak mekanik,

    Rem jenis ini bekerja menggunakan kabel. (cth. : pada sepeda motor Honda GL100). Konstruksi sistem rem cakram penggerak mekanis dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

    Cara kerja rem cakram penggerak mekanik :

    1. Kabel rem akan menarik tuas rem ( brake arm) ke atas.
    2. Pergerakan/perputaran tuas rem mendorong “thrust plate guide” ke depan sehingga pad A menempel ke atas cakram.
    3. Badan rumah rem (caliper body) berengsel sehingga dapat erputar bebas dalam arah mendatar di antara batas-batas yang ditentukan oleh letak titik kontak pad A dan pad B dengan cakram. Oleh karena itu, bila pad A maju menempel ke atas cakram, sebagai reaksinya rumah rem dan pad B akan tertarik maju sampai pad B menyentuh cakram. Akibatnya cakram yang berputar itu “dijepit” oleh pad A dan pad B.
    4. Gesekan antara pad A dan pad B pada cakram akan memberikan tahanan gesek yang melawan perputaran cakram.

    BACA JUGA : cara kerja silinder master rem dan komponennya

    2. Rem cakram penggerak hidrolik

    Rem cakram penggerak hidrolik banyak digunakan pada sepeda motor pada umumnya. Mekanisme penggerak sistem rem tipe hidrolik memanfaatkan tenaga hidrolik (fluida/cairan) untuk meneruskan tenaga pengereman dari pedal/handel rem ke sepatu rem/ pad rem.

    Mekanisme penggerak hidrolik berpedoman kepada hukum Pascal : bila suatu fluida/cairan dalam ruang tertutup diberi tekanan maka tekanan terse- but akan diteruskan ke semua arah dengan sama rata. Gaya penekanan pada pedal/handel rem akan diubah menjadi tekanan fluida oleh piston mas- ter silinder, kemudian diteruskan ke silinder roda/kaliper rem melalui slang rem untuk menghasilkan gaya pengereman.

    Rem penggerak hidrolik mempunyai beberapa keuntungan dibandingkan dengan penggerak mekanik, yaitu:

    1. Fluida mempunyai sifat tidak dapat dimampatkan, dan pada sistem rem hidrolik tidak terjadi kerugian gesekan/penurunan tekanan karena sambungan atau engsel seperti halnya pada mekanisme penggerak rem mekanik sehingga rem lebih responsif.
    2. Gaya pengereman yang diperlukan untuk mengoperasikan rem relatif ringan.
    3. Bebas penyetelan, meskipun celah antara kampas rem dan disc brake akan selalu berubah, namun mekanisme rem cakram memungkinkan terjadinya penyetelan secara otomatis.
    4. Panas akan hilang dengan cepat dan memiliki sedikit kecendrungan menghilang pada saat disk dibuka. Sehingga pengaruh rem yang stabil dapat terjamin.
    5. Tidak akan ada kekuatan tersendiri seperti rem sepatu yang utama pada saat dua buah rem cakram digunakan, tidak akan ada perbedaan gaya pengereman pada kedua sisi kanan dan kiri dari rem. Sehingga sepeda motor tidak mengalami kesulitan untuk tertarik kesatu sisi.
    6. Jika rem basah, maka air tersebut akan akan dipercikkan keluar dengan gaya Sentrifugal.

    Komponen-komponen rem cakram penggerak hidrolis :

    a. Silinder master

    Silinder master berfungsi mengubah gerak pedal/tuas rem ke dalam tekanan hidrolis.

    Komponen Silinder Master:

    1. Tutup reservoir
    2. Plat diafragma
    3. Diafragma karet
    4. Protektor
    5. Klem
    6. Saklar lampu rem
    7. Tuas rem
    8. Lever pivot bolt
    9. Pivot bolt locknut
    10. Dust boot
    11. Circlip
    12. Piston assembly
    13. Pegas
    14. Rubber boot
    15. Sealing washer
    16. Banyo bolt

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *