Gunakan Kunci manual Saat membuka kunci pintu

Langkah pertama yang paling penting dilakukan adalah Bila mobil anda tergenang air hingga kepermukaan kap mesin hindari membuka kunci pintu menggunakan remote untuk menghindari terjadinya korsleting
Segera Lepaskan Kabel Negatif Aki

Langkah kedua adalah mengamankan kelistrikan pada mobil dengan cara melepaskan kabel negatif di aki. Air adalah penghantar listrik yang baik sehingga mampu menyebabkan arus pendek atau korsleting yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada komponen listrik dalam mobil, mulai dari lampu hingga aksesoris audio di dalam mobil
Jangan Menyalakan Mesin Saat Terendam Air

Jangan sekalipun nyalakan mesin saat terendam air. Ketika Anda menyalakan mesin yang terendam, maka air akan mudah masuk membanjiri mesin hingga ke ruang bakar. Selain menyebabkan korsleting pada aki, air juga akan membuat mesin bekerja tidak normal sehingga pada saat mobil tergenang air pastikan seluruh bagian mesin dan interior kering hingga ruang bakar dan tempat saringan udara bila perlu anda disarankan untuk membawanya kebengkel. Bila Anda berencana memindahkannya ke tempat lain, sangat disarankan untuk mendorongnya saja.
Gunakan Batu untuk Mengganjal Mobil
Banjir tidak hanya mengancam mesin, tetapi
juga kampas rem. Ketika banjir, air akan membuat kampas rem memuai sehingga melekat pada roda. Hal ini sering terjadi pada mobil dengan rem tromol. Oleh karena itu, jangan pernah menggunakan rem parkir untuk mempertahankan posisi mobil. Sebaliknya, gunakan batu sebagai pengganjal. Lengkapi dengan memasukkan perseneling ke gigi 1 (pada mobil manual) atau posisi P (pada mobil matic).
Cek Kondisi Oil dan Bahan Bakar

Meskipun banjir telah surut, sebaiknya hindari menyalakan mesin seketika itu juga. Cek terlebih dahulu kondisi oli serta bahan bakar. Ada kemungkinan bahwa oli serta bahan bakar tersebut tercampur air setelah banjir. Sangat disarankan untuk menguras air yang tercampur. Oli sebaiknya diganti dengan baru. Sedangkan bahan bakar, biasanya air mengumpul di bawah jadi perlu untuk dibuang airnya saja.
Bawa ke Dealer untuk Pengecekan Lebih Lanjut
Mungkin mesin mobil Anda sudah berjalan dengan normal setelah terendam banjir. Namun ada baiknya untuk membawa mobil Anda ke dealer resmi untuk melakukan cek lanjutan. Untuk mobil baru biasanya menggunakan ECU yang sangat sensitif terhadap air.
Jika terendam banjir, kemungkinan ECU mobil mengalami kerusakan.

Jika banjir terjadi, mobil Anda akan terhindar jika menggunakan Nissan Navara. Posisi clearance yang cukup tinggi membuat Navara tahan banjir. Posisi mesin yang tinggi juga membuat Navara tangguh menerjang banjir, apalagi didukung dengan tenaga serta ukuran bodi mobil yang sama-sama besar. Lalu, masihkah Anda bertaruh mesin di setiap banjir datang menerjang?

